LIA, DWI SAFITRI (2026) IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN NOMOR 2 TAHUN 2015 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH PERSPEKTIF SIYASAH TANFIZIYYAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (8MB) |
Abstract
ABSTRAK Permasalahan pengelolaan sampah di Indonesia semakin kompleks seiring meningkatnya jumlah penduduk, urbanisasi, dan pola konsumsi masyarakat. Kondisi tersebut juga terjadi di Desa Banjar Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, yang masih menghadapi persoalan rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan sarana prasarana, dan lemahnya pengawasan dalam implementasi kebijakan pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah serta meninjau implementasinya dalam perspektif fiqh siyasah tanfidziyyah. Penelitian menggunakan metode field research dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan perangkat desa, pengelola kebersihan, tokoh masyarakat, dan warga Desa Banjar Agung. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Daerah belum berjalan optimal karena lemahnya komunikasi kebijakan, keterbatasan sumber daya, rendahnya partisipasi masyarakat, dan belum adanya sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi. Dalam perspektif fiqh siyasah tanfidziyyah, implementasi kebijakan belum sepenuhnya mencerminkan prinsip amanah, maslahah, „adl, dan pencegahan mafsadah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan edukasi lingkungan berbasis nilai keislaman, serta optimalisasi partisipasi masyarakat untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. ABSTRAK The issue of waste management in Indonesia has become increasingly complex due to population growth, urbanization, and changing consumption patterns. Similar conditions occur in Banjar Agung Village, Jati Agung District, South Lampung Regency, where low public awareness, limited infrastructure, and weak supervision continue to hinder the implementation of waste management policies. This study aims to analyze the implementation of South Lampung Regency Regional Regulation Number 2 of 2015 concerning Waste Management and examine it from the perspective of fiqh siyasah tanfidziyyah. This research employed a qualitative field research approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving village officials, waste management officers, community leaders, and local residents. Data analysis used the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of the regional regulation has not been optimal due to weak policy communication, limited resources, low community participation, and the absence of an integrated waste management system. From the perspective of fiqh siyasah tanfidziyyah, the policy implementation has not fully reflected the principles of amanah, maslahah, „adl, and prevention of mafsadah. Therefore, institutional strengthening, environmental education based on Islamic values, and greater community participation are necessary to create sustainable waste management.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 08:20 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 08:20 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44903 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


