TINJAUAN FIQH SIYASAH TANFIDZIYYAH TERHADAP PERAN KARANG TARUNA SEBAGAI LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA BERDASARKAN PERATURAN BUPATI LAMPUNG TIMUR NOMOR 26 TAHUN 2023 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DANLEMBAGAADATDESA (Studi Pada Karang Taruna Desa Rama Puja Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur)

AFI, CICI MEILISHA (2026) TINJAUAN FIQH SIYASAH TANFIDZIYYAH TERHADAP PERAN KARANG TARUNA SEBAGAI LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA BERDASARKAN PERATURAN BUPATI LAMPUNG TIMUR NOMOR 26 TAHUN 2023 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA DANLEMBAGAADATDESA (Studi Pada Karang Taruna Desa Rama Puja Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 AFI.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI AFI CICI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 26 Tahun 2023 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa mengatur kedudukan, tugas, dan fungsi lembaga kemasyarakatan desa dalam membantu pemerintah desa dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta pemberdayaan masyarakat. Salah satu lembaga kemasyarakatan desa yang memiliki peran penting adalah Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan di tingkat desa. Karang Taruna diharapkan mampu menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda serta meningkatkan partisipasi pemuda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan pembangunan desa. Namun dalam praktiknya, pelaksanaan peran Karang Taruna sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa belum sepenuhnya optimal, sehingga menunjukkan adanya kesenjangan antara ketentuan yang diatur dalam peraturan dengan implementasi di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Karang Taruna sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa serta meninjaunya dalam perspektif fiqh siyasah tanfidziyyah berdasarkan peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 26 Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang terdiri dari data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna telah berperan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan pemuda, serta membantu pelaksanaan program pemerintah desa. Namun pelaksanaannya belum sepenuhnya maksimal karena masih terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya partisipasi pemuda, serta kurangnya dukungan dalam pelaksanaan program kegiatan. Dalam perspektif fiqh siyasah tanfidziyyah, peran Karang Taruna sebagai bagian dari lembaga kemasyarakatan desa merupakan bentuk pelaksanaan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan masyarakat serta sejalan dengan prinsip kepemimpinan dalam Islam yang menekankan tanggung jawab dalam mengelola urusan masyarakat. ABSTRACT East Lampung Regent Regulation Number 26 of 2023 concerning Village Community Institutions and Village Traditional Institutions regulates the position, duties and functions of village community institutions in assisting village governments in administering government, development, community development and community empowerment. One of the village community institutions that has an important role is Karang Taruna as a youth organization at the village level. Karang Taruna is expected to be able to become a forum for developing the potential of the younger generation and increasing youth participation in social activities and village development. However, in practice, the implementation of Karang Taruna’s role as a Village Community Institution has not been completely optimal, thus showing a gap between the provisions regulated in the regulations and implementation in the field. This research aims to analyze the role of Karang Taruna as a Village Community Institution and review it from the perspective of tanfidziyyah siyasah fiqh based on the implementation of East Lampung Regent Regulation Number 26 of 2023. This research uses a type of field research with a qualitative approach. Data were obtained through interviews, observation, and documentation, consisting of primary data and secondary data. Data analysis is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that Karang Taruna has played a role in social activities, youth empowerment, and helping implement village government programs. However, implementation has not been fully maximized because there are still obstacles such as limited human resources, low youth participation, and lack of support in implementing activity programs. From the perspective of siyasah tanfidziyyah fiqh, Karang Taruna’s role as part of village community institutions is a form of implementing government policies which aim to realize the benefit of society and is in line with leadership principles in Islam which emphasize responsibility in managing community affairs.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 14 Jul 2026 07:06
Last Modified: 14 Jul 2026 07:06
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44887

Actions (login required)

View Item View Item