PERAN PEMERINTAH DESA DAN KARANG TARUNA DALAM PEMBERDAYAAN PEMUDA (Studi Di Kelurahan Suka Banjar Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2023

ARIF, MAULANA (2026) PERAN PEMERINTAH DESA DAN KARANG TARUNA DALAM PEMBERDAYAAN PEMUDA (Studi Di Kelurahan Suka Banjar Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2023. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of COVER - BAB1 - BAB2 - DAPUS - LAMPIRAN [TURNITIN] SKRIPSI ARIF MAULANA 2031040048.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI ARIF MAULANA 2031040048.docx] HTML
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)

Abstract

ABSTRAK Pemberdayaan pemuda merupakan peran bagi pemerintah desa yang dapat berkolaborasi dengan karang taruna setempat. Pemberdayaan pemuda ini sangat perlu dilakukan dikarenakan pemuda merupakan salah satu aspek kehidupan yang terkena dampak dari krisis ekonomi yang terjadi. penelitian ini bertujuan sebagai berikut, Mendeskripsikan bagaimana peran yang dijalankan oleh Pemerintah desa dan Karang Taruna Kelurahan sukabanjar dalam pemberdayaan pemuda dan Mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dari pengembangan pemuda yang dilakukan oleh Pemerintah desa dan Karang Taruna Kelurahan sukabanjar. Metode Penelitian ini menghujan Kualitatif deskriptif Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research), yaitu penelitian yang memanfaatkan informasi yang diperoleh dari sasaran penelitian (responden dan informan), kemudian pengumpulan data dilakukan dengan memberikan, observasi, dan wawancara. Hasil pada Penelitian ini yaitu Karang Taruna kelurahan Sukabanjar melaksanakan 3 (Tiga) Jenis Peran dalam pemberdayaan pemuda, Peran tersebut terlihat dari kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan yaitu keagamaan, Pelatihan, Aksi Sosial. Berdasarkan Hasil Observasi dan wawancara faktor pendukung dan penghambat adalah sebagai berikut : Faktor pendukung, ketertarikan/kemauan individu untuk belajar, dukungan masyarakat lingkungan sekitar, tersedianya alat dan tempat pada saat melakukan kegiatan pemberdayaan pemberian sertifikat dari setiap kegiatan yang dilakukan. Faktor Penghambat, karang taruna adalah organisasi non profit sehingga mengandalkan donatur untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan, ketersediaan alat yang minim, tidak adanya keberlanjutan program dari kegiatan-kegiatan yang di adakan. Inti masalah dalam penilaian ini terletak pada kurang optimalnya peran pemerintah desa dan Karang Taruna dalam memberdayakan pemuda, yang terlihat dari rendahnya partisipasi, kreativitas, dan kontribusi pemuda dalam pembangunan di Kelurahan Suka Banjar, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat. Berdasarkan uraian diatas dapat di tarik kesimpulan bahwa peran pemerintah desa telah dilaksanakan dengan baik yaitu terlihat dari 3 jenis kegiatan yang telah di lakukan yaitu keagamaan, pelatihan dan Aksi sosial Kata Kunci : Peran, Pemerintah Desa dan Karang Taruna, Pemberdayaan pemuda. ABSTRACT Youth empowerment is a role for the village government that can collaborate with local youth organizations. This youth empowerment is very necessary because youth are one aspect of life affected by the economic crisis that occurred. This study aims to describe the role played by the Village Government and Karang Taruna Sukabanjar Village in youth empowerment and to find out the supporting factors and inhibiting factors of youth development carried out by the Village Government and Karang Taruna Sukabanjar Village. This research method is descriptive qualitative. This type of research is field research, namely research that utilizes information obtained from research targets (respondents and informants), then data collection is carried out by providing questionnaires, observations, and interviews. The results of this study are that Karang Taruna Sukabanjar Village carries out 3 (Three) Types of Roles in youth empowerment, these roles can be seen from the activities that have been carried out, namely religious, Training, Social Action.Based on the results of observations and interviews, the supporting and inhibiting factors are as follows: Supporting factors, individual interest/willingness to learn, support from the surrounding community, availability of tools and places when carrying out empowerment activities, providing certificates for each activity carried out. Inhibiting factors, Karang Taruna is a non-profit organization so it relies on donors to carry out activities, minimal availability of tools, no sustainability of programs from the activities held. Based on the description above, it can be concluded that the role of the village government has been carried out well, which can be seen from the 3 types of activities that have been carried out, namely religious, training and social action. Keywords: Role, of Government Village and Karang Taruna, Youth Empowerment.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pemikiran Politik Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Pemikiran Politik Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 08 Jul 2026 07:47
Last Modified: 08 Jul 2026 07:49
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44759

Actions (login required)

View Item View Item