HERDIAN, BIN UJANG RIZANI (2026) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PEMBERIAN ZAKAT FITRAH KEPADA ANAK YATIM (Studi pada Masyarakat Desa Ujanmas Kecamatan Sungai Are). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana praktik pembagian zakat fitrah kepada anak yatim di Desa Ujanmas Kecamatan Sungai Are, serta bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap pemberian zakat fitrah kepada anak yatim di desa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara jelas pelaksanaan pembagian zakat fitrah yang dilakukan oleh masyarakat dan panitia zakat, serta menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan syariat Islam, khususnya terkait mustahiq zakat fitrah sebagaimana yang diatur dalam dalil dan pendapat para ulama. Jenis penelitian ini lapangan (field research) bersifat deskriptif. Sumber data yang digunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara. Setelah semua data terkumpul, maka data tersebut diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan selanjutnya ditarik kesimpulan secara deduktif.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembagian zakat fitrah kepada anak yatim di Desa Ujanmas Kecamatan Sungai Are dilakukan dengan cara menyerahkan zakat secara langsung, baik berupa beras maupun uang, oleh masyarakat atau melalui panitia zakat di masjid menjelang Idulfitri. Praktik ini dipengaruhi oleh tradisi dan kebiasaan masyarakat setempat, serta sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan anak yatim yang dianggap memerlukan perhatian dan bantuan dari masyarakat. Sedangkan dalam tinjauan hukum Islam terhadap pemberian zakat fitrah kepada anak yatim di Desa Ujanmas Kecamatan Sungai Are mengacu pada ketentuan mustahiq dalam QS. At-Taubah ayat 60. Anak yatim tidak termasuk delapan golongan penerima zakat, kecuali jika tergolong fakir atau miskin. Oleh karena itu, apabila anak yatim tidak memenuhi kriteria tersebut, maka pemberian yang dilakukan termasuk sedekah atau infak, bukan zakat fitrah. Dengan demikian, praktik pembagian zakat fitrah di Desa Ujanmas belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan syariat karena status penerima sebagai fakir atau miskin belum dipastikan terlebih dahulu ABSTRACT The research problem focuses on the practice of distributing zakat fitrah to orphans in Ujanmas Village, Sungai Are District, and how Islamic law views the distribution of zakat fitrah to orphans in the village. The purpose of this study is to clearly understand the implementation of zakat fitrah distribution carried out by the community and the zakat committee, and to analyze its compliance with Islamic sharia provisions, particularly regarding those entitled to zakat fitrah as stipulated in the dalil (verification) and the opinions of scholars. This research is descriptive field research. The data sources used are primary and secondary sources. Data collection was conducted through documentation and interviews. After all data was collected, it was processed and analyzed descriptively and qualitatively, and conclusions were drawn deductively. 1.132 The results of the study indicate that the practice of distributing zakat fitrah to orphans in Ujanmas Village, Sungai Are District, is carried out by handing over zakat directly, either in the form of rice or money, by the community or through the zakat committee at the mosque before Eid al-Fitr. This practice is influenced by local traditions and customs, as well as a form of social concern to help meet the needs of orphans who are deemed to require attention and assistance from the community. Meanwhile, in the Islamic legal review, the provision of zakat fitrah to orphans in Ujanmas Village, Sungai Are District refers to the provisions of mustahiq in QS. At-Taubah verse 60. Orphans are not included in the eight categories of zakat recipients, unless they are classified as poor or destitute. Therefore, if an orphan does not meet these criteria, then the giving is considered charity or infaq, not zakat fitrah. Thus, the practice of distributing zakat fitrah in Ujanmas Village is not fully in accordance with sharia provisions because the status of the recipient as poor or destitute has not been determined beforehand.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 04:30 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 04:30 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44704 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


