Putri, Meta Regina (2026) BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN SPIRITUAL WELL- BEING NARAPIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI LAPAS NARKOTIKA KELAS II A BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Penyalahgunaan narkoba tidak hanya menimbulkan dampak fisik dan psikologis tetapi juga menyebabkan rendahnya spiritual wellbeing narapidana, kondisi ini muncul akibat rendahnya religious wellbeing yang ditandai dengan minimnya pemahaman agama dan jauh dari nilai- nilai spiritual. Hal tersebut tercermin dari perilaku malas dalam menjalankan salat, jarang mengaji. Situasi tersebut kemudian berpengaruh pada rendahnya existential well- being sehingga narapidana sering merasa hampa, putus asa, serta merasa malu dan tidak pantas kembali kelingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan pelaksanaan bimbingan kelompok untuk meningkatkan spiritual well- being narapidana penyalahgunaan narkoba di Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung. Dalam penelitian ini terdapat 876 narapidana penyalahgunaan narkoba yang sedang menjalani pembinaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deksriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 6 orang narapidana penyalahgunaan narkoba, 1 orang konselor dan 1 orang kepala sub tata usaha Lapas Narkotika Kelas II A Bandar Lampung. Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non partisipan, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok untuk meningkatkan spiritual well- being narapidana penyalahgunaan narkoba di Lapas Narkotika Kelas II A Bandar telah dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu 1) Tahap Pembentukan, yaitu menjalin keakraban dengan narapidana penyalahgunaan narkoba. 2) Tahap Peralihan, yaitu narapidana penyalahgunaan narkoba dialihkan untuk menyimak mengenai penjelasan tentang bimbingan kelompok, asas-asas bimbingan kelompok, tujuan bimbingan kelompok, dan diamati kembali mengenai kesiapannya dalam mengikuti bimbingan kelompok untuk ke tahap selanjutnya. 3) Tahap Pelaksanaan Kegiatan, pada tahap ini narapidana diharapkan aktif dan juga menyimak mengenai pemberian materi tentang ketenangan hati, harapan hidup, kesehatan spiritual, dan hubungan dengan Tuhan melalui refleksi diri serta kegiatan tanya jawab atau sharing. Narapidana juga diarahkan untuk memperkuat spiritual dan memahami bahwa perubahan memerlukan proses agar tidak kembali pada perilaku sebelumnya. 4) Tahap Pengakhiran, yaitu konselor membuat kesimpulan mengenai bagaimana berjalannya bimbingan kelompok, menyusun tindakan selanjutnya, mengevaluasi jalannya bimbingan kelompok, membuat perjanjian mengenai pertemuan selanjutnya dan mengakhiri kegiatan bimbingan kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah telah berhasil dilakukan dan mendapatkan efek yang positif bagi narapidana penyalahgunaan narkoba. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Spiritual Well- Being, Narapidana Penyalahgunaan Narkoba. ABSTRACT Drug abuse not only has physical and psychological impacts but also leads to low spiritual well-being in inmates. This condition arises from low religious well-being, characterized by a minimal understanding of religion and a lack of spiritual values. This is reflected in laziness in performing prayers and rarely reciting the Quran. This situation then affects low existential well-being, causing inmates to often feel empty, hopeless, and ashamed and unworthy of returning to society. This study aims to describe and analyze the implementation of group counseling to improve the spiritual well-being of drug abuse inmates at the Class II A Narcotics Prison in Bandar Lampung. This study involved 876 drug abuse inmates undergoing counseling. This research is a qualitative descriptive field research. The sampling technique used purposive sampling with specific criteria. Informants in this study consisted of six drug abuse inmates, one counselor, and one head of the sub-administration of the Class II A Narcotics Prison in Bandar Lampung. Data collection techniques were conducted through non-participant observation, structured interviews, and documentation. The results of this study indicate that the implementation of group guidance to improve the spiritual well-being of drug abuse inmates at the Class II A Bandar Narcotics Prison has been carried out through four stages, namely 1) Formation Stage, namely establishing familiarity with drug abuse inmates. 2) Transition Stage, namely drug abuse inmates are diverted to listen to explanations about group guidance, the principles of group guidance, the objectives of group guidance, and are re-observed regarding their readiness to participate in group guidance for the next stage. 3) Activity Implementation Stage, at this stage inmates are expected to be active and also listen to the provision of material on peace of mind, life expectancy, spiritual health, and relationships with God through self-reflection and question and answer or sharing activities. Inmates are also directed to strengthen spirituality and understand that change requires a process so as not to return to previous behavior. 4) Closing Stage, namely the counselor makes a conclusion regarding how the group guidance is running prepares the next action, evaluates the course of group guidance, makes an agreement regarding the next meeting and ends the group guidance activity. The conclusion of this study is that it has been successfully carried out and has had a positive effect on drug abuse inmates. Keywords: Group Counseling, Spiritual Well-Being, Drug Abuse Inmates.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 02:44 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 02:44 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44687 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


