FENOMENA KEHIDUPAN SOSIAL DAN KEAGAMAAN ANAK PUNK (STUDI KASUS DI TAMAN KALPATARU KECAMATAN KEMILING BANDAR LAMPUNG)

MUHAMMAD, RIVAN (2026) FENOMENA KEHIDUPAN SOSIAL DAN KEAGAMAAN ANAK PUNK (STUDI KASUS DI TAMAN KALPATARU KECAMATAN KEMILING BANDAR LAMPUNG). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 M RIVAN.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI MUHAMMAD RIVAN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Stigma negatif masyarakat terhadap anak punk yang sering dikaitkan dengan perilaku menyimpang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena kehidupan sosial dan keagamaan anak punk di Taman Kalpataru Kecamatan Kemiling Bandar Lampung serta menganalisisnya menggunakan teori tindakan sosial Max Weber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling yang meliputi ketua komunitas, anggota anak punk, ketua RT, dan masyarakat sekitar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan teori tindakan sosial Max Weber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehidupan sosial dan keagamaan anak punk di Taman Kalpataru merupakan realitas sosial yang dinamis. Dalam aspek sosial, anak punk menunjukkan solidaritas, kepedulian sosial, serta hubungan yang cukup baik dengan masyarakat. Dalam aspek keagamaan, mereka masih memiliki keyakinan terhadap Tuhan, namun praktik ibadah belum dilakukan secara konsisten dan lebih banyak diwujudkan melalui tindakan sosial seperti berbagi dan membantu sesama. Meskipun memperoleh stigma negatif, pandangan masyarakat perlahan berubah menjadi lebih positif setelah melihat perilaku baik yang ditunjukkan anak punk. Berdasarkan teori tindakan sosial Max Weber, berbagai aktivitas yang dilakukan anak punk mencerminkan tindakan rasional instrumental, rasional berorientasi nilai, tindakan afektif, dan tindakan tradisional. Kata Kunci: Fenomena, Kehidupan Sosial Keagamaan, Anak Punk. ABSTRACT This research is motivated by the negative stigma of society toward punk children, who are often associated with deviant behavior. This study aims to describe the phenomenon of the social and religious life of punk children in Kalpataru Park, Kemiling District, Bandar Lampung, and to analyze it using Max Weber's theory of social action. This research employed a qualitative approach with a field research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The informants were selected using purposive sampling and consisted of the community leader, punk members, the neighborhood head (RT), and members of the surrounding community. The data were analyzed descriptively using Max Weber's theory of social action. The results show that the social and religious life of punk children in Kalpataru Park represents a dynamic social reality. In the social aspect, punk children demonstrate solidarity, social concern, and fairly good relationships with the surrounding community. In the religious aspect, they still believe in God, although their religious practices are not carried out consistently and are more often expressed through social actions such as sharing and helping others. Despite experiencing negative stigma, public perceptions have gradually become more positive after observing the good behavior displayed by punk children. Based on Max Weber's theory of social action, the activities carried out by punk children reflect instrumental rational action, value-rational action, affective action, and traditional action. Keywords: Phenomenon, Social and Religious Life, Punk Children.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 30 Jun 2026 06:42
Last Modified: 30 Jun 2026 06:42
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44539

Actions (login required)

View Item View Item