BIMBINGAN INDIVIDU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK AUTIS DI SLB INSAN PRIMA BESTARI BANDAR LAMPUNG

ALDA, TRISAPUTRI (2026) BIMBINGAN INDIVIDU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK AUTIS DI SLB INSAN PRIMA BESTARI BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI ALDAperpuss.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI ALDA FULL-1-5.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter pada anak autis yang memerlukan pendekatan khusus melalui layanan bimbingan individu. Anak autis memiliki karakteristik yang berbeda dalam aspek komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku, sehingga memerlukan strategi pembinaan yang terstruktur, berkesinambungan, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Menurut penjelasan di atas rumusan masalah yakni bagaimana proses pelaksanaan bimbingan individu dalam pembentukan karakter anak autis di sekolah luar biasa (SLB) Insan Prima Bestari Bandar Lampung. Sehingga Sekolah Luar Biasa (SLB) Insan Prima Bestari Bandar Lampung memanfaatkan Bimbingan Individu untuk pembentukan karakter pada anak autis. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji pelaksanaan bimbingan individu dalam pembentukan karakter anak autis di SLB Insan Prima Bestari Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriftif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Sumber data dalam penelitian ini berjumlah 2 siswa, 1 Guru pendamping, dan 1 Kepala sekolah SLB Insan Prima Bestari Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan individu dalam pembentukan karakter anak autis dilakukan melalui beberapa tahapan yang terstruktur, yaitu tahap attending, responding, personalizing, dan initiating. Pada tahap attending, guru atau pembimbing membangun hubungan awal dengan anak melalui pendekatan yang hangat, penuh perhatian, serta menciptakan rasa aman dan nyaman sehingga anak mampu menerima proses bimbingan. Tahap responding ditunjukkan melalui kemampuan guru dalam memberikan respon yang tepat terhadap perilaku, emosi, dan kebutuhan anak, sehingga tercipta komunikasi yang efektif meskipun dengan keterbatasan yang dimiliki anak autis. Selanjutnya pada tahap personalizing, pembimbing membantu anak memahami dirinya, mengenali emosi, serta mengarahkan perilaku ke arah yang lebih positif sesuai dengan nilai-nilai karakter yang diharapkan. Pada tahap initiating, anak didorong untuk mulai melakukan tindakan nyata seperti mengikuti aturan, berinteraksi dengan lingkungan, serta menerapkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari dengan bimbingan dan penguatan dari guru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan bimbingan individu dalam pembentukan karakter anak autis telah berhasil dilakukan dan memberikan pengaruh yang positif, perubahan yang terlihat antara lain, meningkatnya kemampuan anak dalam memberikan respons, baik secara verbal maupun nonverbal, meningkatnya kepatuhan terhadap intruksi, serta adanya perkembangan dalam pengendalian emosi dan interaksi sosial. Anak juga mulai menunjukan perilaku yang lebih adaftif dalam kegiatan sehari-hari, seperti mampu mengikuti aturan sederhana, menunggu giliran, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar meskipun masih dalam batas kemampuanmasig-masing. Kata kunci: Bimbingan Individu, Pembentukan Karakter, Anak Autis. ABSTRAK This research is motivated by the importance of character building in autistic children who require a special approach through individual guidance services. Autistic children have different characteristics in aspects of communication, social interaction, and behavior, so they require a structured, continuous, and tailored coaching strategy to the needs of each individual. According to the explanation above, the formulation of the problem is how the process of implementing individual guidance in character building of autistic children in the Insan Prima Bestari Bandar Lampung Special School (SLB). So that the Insan Prima Bestari Bandar Lampung Special School (SLB) utilizes Individual Guidance for character building in autistic children. The purpose of this study is to examine the implementation of individual guidance in character building of autistic children in the Insan Prima Bestari Bandar Lampung Special School. This research is a descriptive field study. Informants were selected using a purposive sampling technique. Data sources included 2 students, 1 accompanying teacher, and 1 principal of the Insan Prima Bestari Special Needs School in Bandar Lampung. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of individual guidance in character building for autistic children is carried out through several structured stages, namely the attending, responding, personalizing, and initiating stages. In the attending stage, the teacher or mentor builds an initial relationship with the child through a warm, caring approach, and creates a sense of security and comfort so that the child is able to accept the guidance process. The responding stage is demonstrated through the teacher's ability to provide appropriate responses to the child's behavior, emotions, and needs, thus creating effective communication despite the limitations of the autistic child. Furthermore, in the personalizing stage, the mentor helps the child understand himself, recognize emotions, and direct behavior in a more positive direction in accordance with the expected character values. In the initiating stage, the child is encouraged to start taking concrete actions such as following rules, interacting with the environment, and implementing good habits in daily life with guidance and reinforcement from the teacher. The conclusion of this study is that the implementation of individual guidance in character building for autistic children has been successful and has had a positive influence, visible changes include, an increase in the child's ability to respond, both verbally and nonverbally, increased compliance with instructions, and developments in emotional control and social interaction. Children also begin to show more adaptive behavior in daily activities, such as being able to follow simple rules, waiting their turn, and interacting with their surroundings, although still within the limits of their respective abilities. Keywords: Individual Guidance, Character Building, Autistic Children.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 30 Jun 2026 04:04
Last Modified: 30 Jun 2026 04:04
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44526

Actions (login required)

View Item View Item