HAEKAL, HIDAYAT ARU (2026) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGGUNAKAN KURIKULUM MERDEKA DENGAN PENDEKATAN BERDIFERENSIASI UNTUK PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD MIN 12 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGGUNAKAN KURIKULUM MERDEKA DENGAN PENDEKATAN BERDIFERENSIASI UNTUK PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD MIN 12 BANDAR LAMPUNG Oleh: HAEKAL HIDAYAT ARU Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi riil pembelajaran IPA di kelas V MIN 12 Bandar Lampung yang masih menggunakan Kurikulum 2013 bermuatan tematik terpadu dengan buku paket konvensional. Proses pembelajaran tersebut masih bersifat berpusat pada guru (teacher-centered), berorientasi pada penyampaian materi teoritis, serta penyelesaian soal latihan semata. Akibatnya, aktivitas eksploratif dan pemahaman ilmiah siswa khususnya pada materi yang membutuhkan kemampuan analisis mendalam seperti Rantai Makanan menjadi tidak optimal dan cenderung sekadar hafalan. Di sisi lain, Kurikulum Merdeka yang menjadi kebijakan nasional menuntut adanya pembelajaran berbasis kompetensi yang adaptif. Kesenjangan tersebut memerlukan solusi inovatif berupa pengembangan modul ajar yang tidak hanya selaras dengan Capaian Pembelajaran (CP) Fase C, melainkan juga mengintegrasikan pendekatan diferensiasi untuk mengakomodasi keberagaman kesiapan, minat, dan profil belajar peserta didik. Mengetahui hasil analisis kebutuhan, rancangan pengembangan produk, tingkat kelayakan berdasarkan penilaian para ahli, proses uji coba di lapangan, serta evaluasi akhir dari buku ajar modul berbasis Kurikulum Merdeka dengan pendekatan diferensiasi pada materi Rantai Makanan untuk kelas V SD. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian dan Pengembangan (Research and Development / R&D) level 3 yang berfokus pada pengembangan dan pengujian produk yang sudah ada. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kombinasi deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Desain pengembangan menerapkan model ADDIE yang mencakup 5 tahapan terstruktur:iv 1. Analysis: Menganalisis kurikulum, karakteristik operasional konkret siswa usia 10–11 tahun, dan kebutuhan bahan ajar. 2. Design: Menyusun kerangka modul (bagian awal/cover, isi, bagian akhir/penilaian) dan merancang instrumen penilaian kelayakan. 3. Development: Mewujudkan draf digital menjadi produk nyata, mengintegrasikan komponen diferensiasi, serta melakukan validasi ahli. 4. Implementation: Melakukan uji coba produk secara bertahap (skala kecil dan skala besar) di kelas V A MIN 12 Bandar Lampung. 5. Evaluation: Melakukan penilaian holistik terhadap efektivitas, kepraktisan, dan kemenarikan produk disetiap tahapan. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi skala Likert (skor 1-5) untuk para ahli dan lembar tes hasil belajar siswa. Hasil Penelitian: Validasi Ahli Materi: Dilakukan oleh dua guru senior selaku validator. Keduanya memberikan total skor masing-masing 40 dengan rata-rata skor sebesar 5,00, sehingga nilai rata-rata keseluruhan mencapai 5,00 dengan kriteria "Layak Digunakan" tanpa revisi substansial. Validasi Ahli Media: Menilai 3 aspek utama, yaitu aspek materi dengan skor 25 (rata-rata 4,1), aspek pembelajaran dengan skor 9 (rata-rata 4,5), dan aspek penggunaan media/grafis dengan skor 21 (rata-rata 4,2). Nilai rata-rata akumulatif media berada pada kriteria "Layak Digunakan". Validasi Ahli Bahasa: Menilai aspek penggunaan bahasa dengan skor 10 (rata-rata 5,00) serta aspek penyajian dengan skor 22 (rata-rata 4,4), mengindikasikan modul telah komunikatif dan sesuai dengan perkembangan anak SD. Uji Coba Lapangan (Implementasi): Pada Uji Skala Kecil terhadap 10 siswa, diperoleh nilai tertinggi 100, terendah 68, dan rata-rata kelas sebesar 82,3. Pada Uji Skala Besar terhadap 36 siswa, diperoleh nilai tertinggi 92, terendah 60, dan rata-rata kelas sebesar 78,83. Sebanyak 27 siswa dinyatakan tuntas belajar, menghasilkan persentase ketuntasanv klasikal sebesar 75% yang telah berhasil melampaui batas KKM (75). Pengembangan modul pembelajaran IPA materi Rantai Makanan berbasis Kurikulum Merdeka dengan mengintegrasikan 3 aspek pendekatan diferensiasi (konten, proses, dan produk) terbukti secara empiris memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi dari para ahli, praktis digunakan oleh guru, serta efektif secara signifikan dalam meningkatkan keterlibatan aktif dan hasil belajar kognitif siswa kelas V MIN 12 Bandar Lampung.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 03:13 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 03:13 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44428 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


