Daffa, Alif Muliawan (2026) HUBUNGAN ANTARA HARAPAN DAN KESEPIAN DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA EMERGING ADULTHOOD. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Quarter Life Crisis (QLC) merupakan fenomena psikologis yang banyak dialami oleh individu pada fase remaja akhir hingga dewasa awal, ditandai dengan perasaan cemas, kebingungan arah hidup, ketidakpastian karier, serta tekanan sosial. Mahasiswa sebagai bagian dari kelompok usia tersebut rentan mengalami QLC akibat tuntutan akademik, sosial, dan ekspektasi masa depan. Faktor psikologis seperti harapan dan loneliness (kesepian) diduga memiliki peran penting dalam memengaruhi tingkat Quarter Life Crisis. Harapan berfungsi sebagai kekuatan internal yang mendorong individu untuk tetap optimis dalam menghadapi tantangan hidup, sedangkan loneliness dapat meningkatkan perasaan terisolasi dan ketidakberdayaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harapan dan loneliness dengan Quarter Life Crisis pada mahasiswa UIN Raden Intan Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa UIN Raden Intan Lampung dengan jumlah responden sebanyak 100 orang yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala psikologis berbentuk Likert untuk mengukur variabel harapan, loneliness, dan Quarter Life Crisis. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS, serta melalui uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, uji F, dan uji t untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan harapan dan loneliness memiliki pengaruh terhadap Quarter Life Crisis, namun kontribusi yang diberikan tergolong rendah (R² = 0,366 atau 36,6%). Secara parsial, variabel harapan dan loneliness menunjukkan pengaruh signifikan terhadap Quarter Life Crisis. Hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat faktor lain di luar penelitian yang memengaruhi Quarter Life Crisis pada mahasiswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa harapan dan loneliness merupakan prediktor utama Quarter Life Crisis pada mahasiswa UIN Raden Intan Lampung dalam penelitian ini. Kata kunci : QuarterlifeCrisis, Kesepian, Harapan. ABSTRACT Quarter Life Crisis (QLC) is a psychological phenomenon commonly experienced by individuals in late adolescence to early adulthood, characterized by feelings of anxiety, confusion about life direction, career uncertainty, and social pressure. University students, as part of this age group, are particularly vulnerable to experiencing QLC due to academic demands, social expectations, and concerns about their future. Psychological factors such as hope and loneliness are assumed to play important roles in influencing the level of . Hope functions as an internal strength that encourages individuals to remain optimistic in facing life challenges, while loneliness may increase feelings of isolation and helplessness. Therefore, this study aims to examine the relationship between hope and loneliness with Quarter Life Crisis among students of UIN Raden Intan Lampung. This study employed a quantitative approach with a correlational method. The population consisted of students of UIN Raden Intan Lampung, with a total of 100 respondents selected using random sampling techniques. The research instruments were psychological scales in the form of Likert scales used to measure hope, loneliness, and Quarter Life Crisis. Data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS, including classical assumption tests, coefficient of determination test, F-test, and t-test to examine the research hypotheses. The results indicate that simultaneously, hope and loneliness have an effect on Quarter Life Crisis; however, the contribution is relatively low (R² = 0.366 or 36.6%). Partially, both hope and loneliness do show a significant effect on Quarter Life Crisis. These findings suggest that other factors outside the scope of this study may play a more dominant role in influencing Quarter Life Crisis among students. Thus, hope and loneliness be considered the main predictors of Quarter Life Crisis among students of UIN Raden Intan Lampung in this study. Keyword : Quarterlife criss, Loniless, hopeless.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Psikologi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 08:07 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 08:07 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44240 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


