Aulia, Nur Arsica (2026) PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEBAGAI TEMPAT BELAJAR DALAM MEMBANGUN BUDAYA LITERASI SISWA SMA NEGERI 1 BANDAR SURABAYA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Perpustakaan SMA Negeri 1 Bandar Surabaya memiliki luas bangunan 150m2 dan terdapat area seperti ruang koleksi, area baca, dan area pendaftaran pengunjung, serta terdapat lab komputer yang berada di dekat perpustakaan. Secara umum, kondisi perpustakaan sudah sesuai dengan standar nasional perpustakaan. namun jumlah koleksi masih belum memenuhi standar minimal, yaitu 360 judul dari ketentuan minimal 1000 judul, dengan jumlah siswa sebanyak 287. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan perpustakaan sebagai ruang belajar dalam mengembangkan budaya literasi di kalangan siswa SMA Negeri 1 Bandar Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan telah dimanfaatkan sebagai sumber informasi, tempat belajar mandiri dan berkelompok, serta ruang untuk kegiatan belajar mengajar. Pemanfaatan ini didukung oleh kondisi fisik perpustakaan yang nyaman serta peran guru dalam membimbing siswa untuk memanfaatkan perpustakaan dalam proses pembelajaran. Namun, temuan penelitian juga menunjukkan bahwa pemanfaatan perpustakaan masih berada pada tahap fungsional, yaitu sebagai penyedia sumber daya pembelajaran dan ruang kegiatan, dan belum sepenuhnya berkembang menjadi ruang literasi yang mendorong pemikiran kritis dan pengolahan informasi secara mendalam. Selain itu, keterbatasan fasilitas teknologi dan kebijakan yang membatasi penggunaan perangkat menciptakan paradoks. Perpustakaan berfungsi sebagai pusat sumber informasi berbasis buku, namun belum optimal dalam mendukung pemanfaatan teknologi informasi. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman bahwa pemanfaatan perpustakaan sebagai ruang belajar merupakan suatu proses yang tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas, tetapi juga pada integrasi antara ruang fisik, kegiatan belajar, interaksi sosial, dan dukungan pedagogis yang terstruktur. Temuan-temuan ini mengarah pada pengembangan model bertahap untuk pemanfaatan perpustakaan sekolah, yang beranjak dari fungsi dasarnya sebagai penyedia informasi menuju peran yang lebih integratif sebagai ruang belajar literasi yang aktif dan kontekstual. Dengan demikian, penelitian ini memiliki implikasi bagi penguatan ekosistem literasi berbasis sekolah dengan mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan budaya literasi siswa. Kata Kunci: Perpustakaan Sekolah, Tempat Belajar, Budaya Literasi, Pemanfaatan Perpustakaan. ABSTRACT The library at State Senior High School 1 Bandar Surabaya has a floor area of 150 square meters and includes spaces such as a collection room, a reading area, and a visitor registration area, as well as a computer lab located near the library. In general, the library’s condition meets national library standards. However, the collection size still falls short of the minimum standard 360 titles compared to the required minimum of 1,000 titles with a student population of 287. This study aims to analyze the utilization of the library as a learning space in fostering a culture of literacy among students at State High School 1 Bandar Surabaya. This study employs a qualitative approach, utilizing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research findings indicate that the library has been utilized as a source of information, a place for independent and group study, and a space for teaching and learning activities. This utilization is supported by the library’s comfortable physical environment and the role of teachers in guiding students to utilize the library in the learning process. However, the research findings also indicate that the library’s utilization remains at a functional stage that is, as a provider of learning resources and a space for activities and has not yet fully developed into a literacy space that fosters critical thinking and the processing of in depth information. Furthermore, limited technological facilities and policies restricting device use create a paradox. Libraries function as hubs for book-based information resources, yet they have not yet optimally supported the use of information technology. Theoretically, this study contributes to strengthening the understanding that the utilization of libraries as learning spaces is a process that depends not only on the availability 3 of facilities but also on the integration of physical space, learning activities, social interaction, and structured pedagogical support. These findings point toward the development of a phased model for the utilization of school libraries, moving from their basic function as information providers toward a more integrative role as active and contextual literacy learning spaces. Thus, this study has implications for strengthening school-based literacy ecosystems by optimizing the role of libraries as centers for learning and the development of students’ literacy culture. Keywords: School library; learning space; literacy culture; library utilization.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Islam |
| Divisions: | Fakultas Adab > Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 07:48 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 07:48 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44174 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


