Analisis Hubungan Perfectionism dan Fear of failure Dengan Impostor phenomenon Dikalangan Mahasiswa Fresh graduate

Tria, Anggraini (2026) Analisis Hubungan Perfectionism dan Fear of failure Dengan Impostor phenomenon Dikalangan Mahasiswa Fresh graduate. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of ARTIKEL ILMIAH TRIA ANGGRAINI.pdf] PDF
Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Fresh graduate yang baru menyelesaikan studi berada pada masa transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja yang rentan terhadap tekanan psikologis, termasuk impostor phenomenon, yaitu kondisi ketika individu meragukan kemampuan dirinya meskipun telah memiliki bukti keberhasilan yang jelas. Penelitian ini berfokus pada analisis pengaruh perfectionism dan fear of failure terhadap Impostor phenomenon pada mahasiswa Fresh graduate di Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni kuantitatif dengan desain korelasional dengan uji SEM (Structural Equation Modelling) menggunakan perangkat lunak Smart Pls 4.1.1.6. Pengambilan data menggunakan teknik purpossive sampling non probability dan didapat 805 subjek partispan penelitian yang telah memenuhi kriteria dan screening dengan empat kriteria yakni, Fresh graduate, WNI, lulusan Diploma (D3) atau Sarjana (S1) yang menyelesaikan studi maksimal satu tahun terakhir. serta 4) fresh graduate yang mengalami keraguan terhadap kemampuan diri dan ketakutan mengecewakan orang lain. Pengumpulan data dilakukan melalui survei daring menggunakan alat ukur Clance Impostor phenomenon Scale (CIPS), Multidimensional Perfectionism Scale (MPS), dan Performance Failure Appraisal Inventory (PFAI) versi Indonesia, Ketiga instrumen tersebut telah teruji memiliki validitas konstruk yang memadai serta reliabilitas yang baik, dengan nilai Cronbach’s alpha masing-masing berada pada kategori tinggi (α > 0,70) dalam penelitian sebelumnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa perfectionism memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Impostor phenomenon (β = 0,308; p < 0,01), demikian pula fear of failure berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impostor phenomenon (β = 0,471; p < 0,01). Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 57,1% varians impostor phenomenon. Temuan ini menegaskan bahwa standar diri yang tinggi dan ketakutan terhadap kegagalan berperan penting dalam munculnya Impostor phenomenon pada fresh graduate. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain longitudinal serta mengembangkan intervensi psikologis untuk mengelola perfeksionisme dan ketakutan terhadap kegagalan pada fase awal karier. Kata kunci: Takut gagal, Perfeksionisme, Fenomena impostor, Mahasiswa lulusan baru. ABSTRACT Fresh graduate students are in a transition period from education to the working world, which is vulnerable to psychological stress, one of which is the Impostor phenomenon, which is the tendency to doubt one's own abilities despite having evidence of success. This study focuses on analyzing the influence of perfectionism and fear of failure on the Impostor phenomenon in Fresh graduate students in Indonesia. The approach used in this study is quantitative with a correlational design with SEM (Structural Equation Modeling) tests using SMART PLS 4.1.1.6 software. Data collection used a non-probability purposive sampling technique and obtained 805 research participant subjects who had met the criteria and screening with 4 criteria: 1) Fresh graduate students, 2) Indonesian citizens, 3) Diploma (D3) or Bachelor (S1) graduates who completed their studies a maximum of one year ago. and 4) students who experience doubts about their abilities and fear of disappointing others. Data collection was conducted through an online survey using CIPS, MPS, and the Indonesian version of PFAI. Data processing was performed using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares. The analysis results show that perfectionism has a positive and significant influence on the Impostor phenomenon (β = 0.308; p < 0.01), and fear of failure has a positive and significant influence on the Impostor phenomenon (β = 0.471; p < 0.01). Simultaneously, both variables are able to explain 57.1% of the variance in the Impostor phenomenon. These findings confirm that high self-standards and fear of failure play an important role in the emergence of the Impostor phenomenon in Fresh graduate students, so further research is recommended for psychological intervention efforts that focus on managing perfectionism and fear of failure in the early career transition phase. Keyword: Fear of failure, Perfectionism, Impostor phenomenon, Mahasiswa Fresh graduate.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Psikologi Islam
Divisions: Psikologi Islam > Psikologi Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 02 Jun 2026 08:31
Last Modified: 02 Jun 2026 08:31
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44109

Actions (login required)

View Item View Item