PERBEDAAN ENVY PADA SALES MARKETING DITINJAU DARI JENIS KELAMIN

SOPIYAN, YAPISKON (2026) PERBEDAAN ENVY PADA SALES MARKETING DITINJAU DARI JENIS KELAMIN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB 1 DAN 2 SOPIYAN.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI SOPIYAN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Perebedaan Envy Pada Sales Marketing Ditinjau dari Jenis Kelamin Oleh : Sopiyan Fenomena persaingan di dunia kerja khususnya di bidang pemasaran sering kali menimbulkan perasaan iri hati (envy) di antara karyawan, terutama ketika membandingkan pencapaian dan keberhasilan rekan kerja. Perasaan envy ini dapat muncul dalam dua bentuk, yaitu benign envy (iri yang bersifat positif dan memotivasi) serta malicious envy (iri yang bersifat negatif dan merugikan). Kondisi ini menarik untuk diteliti karena dapat memengaruhi kinerja, motivasi, serta hubungan antar karyawan di lingkungan kerja yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan envy pada karyawan sales marketing ditinjau dari jenis kelamin, baik secara keseluruhan maupun pada dimensinya, yaitu benign envy dan malicious envy. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah terdapat perbedaan envy secara keseluruhan antara sales marketing laki-laki dan perempuan? (2) Apakah terdapat perbedaan benign envy antara sales marketing laki-laki dan perempuan? (3) Apakah terdapat perbedaan malicious envy antara sales marketing laki-laki dan perempuan? Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif komparatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 orang, terdiri dari 30 laki-laki dan 30 perempuan. Instrumen penelitian menggunakan skala envy berjumlah 40 butir pernyataan yang telah diuji validitasnya dan memiliki koefisien reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,894, yang menunjukkan tingkat reliabilitas sangat baik. Analisis data dilakukan dengan uji independent-samples t-test melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada tingkat envy secara keseluruhan antara sales marketing laki-laki dan perempuan dengan nilai signifikansi 0,003 (p < 0,05). Selain itu, terdapat perbedaan signifikan pada benign envy dengan nilai signifikansi 0,014 (p < 0,05), serta perbedaan signifikan pada malicious envy dengan nilai signifikansi 0,003 (p < 0,05). Rata-rata skor menunjukkan bahwa laki-laki memiliki tingkat envy lebih tinggi dibandingkan perempuan. Dengan demikian, jenis kelamin berperan penting dalam membedakan tingkat envy karyawan sales marketing, baik dalam bentuk positif (benign envy) maupun negatif (malicious envy). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam mengelola dinamika emosional karyawan, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang menyoroti faktor psikologis dalam lingkungan kerja yang kompetitif. Kata kunci: Envy, Benign Envy, Malicious Envy, Sales Marketing, Jenis Kelamin. ABSTRACT Differences in Envy Among Sales Marketing Employees Viewed from Gender By: Sopiyan Competition in the workplace, particularly in the marketing field, often triggers feelings of envy among employees, especially when comparing achievements and success with colleagues. Envy can manifest in two forms: benign envy (a positive, motivating form of envy) and malicious envy (a negative and harmful form). This phenomenon is important to study because it can influence performance, motivation, and interpersonal relationships in a competitive work environment. This study aims to examine gender differences in envy among sales marketing employees, both overall and across its dimensions, namely benign envy and malicious envy. The research questions are: (1) Are there differences in overall envy between male and female sales marketing employees? (2) Are there differences in benign envy between male and female employees? (3) Are there differences in malicious envy between male and female employees? This research employed a comparative quantitative approach. The sampling technique used purposive sampling with a total of 60 respondents, consisting of 30 males and 30 females. The research instrument was a 40-item envy scale that had been tested for validity and demonstrated high reliability, with a Cronbach’s Alpha coefficient of 0.894. Data analysis was conducted using an independent-samples t-test through SPSS. The results showed a significant difference in overall envy between male and female sales marketing employees, with a significance value of 0.003 (p < 0.05). There was also a significant difference in benign envy (p = 0.014 < 0.05) and malicious envy (p = 0.003 < 0.05). The mean scores indicated that males had higher levels of envy than females. Therefore, gender plays an important role in differentiating levels of envy among sales marketing employees, both in its positive (benign envy) and negative (malicious envy) forms. These findings are expected to serve as consideration for companies in managing employees’ emotional dynamics and as a reference for future research focusing on psychological factors in competitive work environments. Keywords: Envy, Benign Envy, Malicious Envy, Sales Marketing, Gender.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Psikologi Islam
Divisions: Psikologi Islam > Psikologi Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 25 May 2026 08:18
Last Modified: 25 May 2026 08:18
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44042

Actions (login required)

View Item View Item