PELAKSANAAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENGEMBANGKAN PRILAKU TOLERANSI UMAT BERAGAMA DI SMK NEGERI 1 DENTE TELADAS TULANG BAWANG

Siti Nurlaila, Sakinah (2026) PELAKSANAAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENGEMBANGKAN PRILAKU TOLERANSI UMAT BERAGAMA DI SMK NEGERI 1 DENTE TELADAS TULANG BAWANG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 SITI NURLAILA.pdf] PDF
Download (9MB)
[thumbnail of SKRIPSI SITI NURLAILA SAKINAH.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh keragaman latar belakang agama dan budaya di SMK Negeri 1 Dente Teladas Tulang Bawang yang memicu munculnya fenomena intoleransi. Data awal dan analisis menunjukkan adanya praktik "normalisasi" ejekan bermuatan SARA, seperti ajakan ibadah kepada siswa non-muslim dalam konteks gurauan, serta sindiran verbal terkait larangan makanan agama tertentu. Selain itu, ditemukan hambatan sosial berupa eksklusivitas kelompok pertemanan (circle) berbasis agama yang menyebabkan rendahnya interaksi lintas iman dan munculnya resistensi dalam kegiatan sosial-keagamaan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui kondisi objektif toleransi antarumat beragama di SMK Negeri 1 Dente Teladas Tulang Bawang, dan Mendeskripsikan tahapan pelaksanaan bimbingan kelompok dalam mengembangkan perilaku toleransi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian terdiri dari 1 Guru Bimbingan Konseling (BK) dan 15 siswa kelas X lintas agama yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi terus terang/tersamar, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok melalui empat tahap (pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran) berhasil menjadi media transformasi perilaku siswa. Meskipun dilakukan dalam waktu terbatas (45 menit), layanan ini mampu menciptakan ruang aman bagi siswa untuk mengevaluasi dampak psikologis dari ejekan verbal. Temuan kunci penelitian ini adalah tercapainya solusi kolaboratif berupa Komitmen siswa untuk memecah eksklusivitas circle melalui interaksi lintas iman yang lebih intensif, Penerapan pembagian kelompok belajar secara acak oleh guru untuk memaksa terjadinya kerja sama antarsiswa yang berbeda latar belakang, serta Peningkatan pengawasan guru terhadap dinamika pergaulan siswa. Disimpulkan bahwa bimbingan kelompok efektif dalam mengembangkan kesadaran bertoleransi dan mengurangi perilaku celaan antaragama di SMK Negeri 1 Dente Teladas Tulang Bawang. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Toleransi Beragama, Perilaku Intoleransi, SMK. ABSTRACT This research is motivated by the diversity of religious and cultural backgrounds at SMK Negeri 1 Dente Teladas, which has triggered several phenomena of intolerance. Initial data and analysis revealed the practice of "normalizing" SARA-based (ethnicity, religion, and race) mockery, such as jokingly inviting non-Muslim students to perform Islamic prayers and verbal taunts regarding religious food prohibitions. Additionally, social barriers were found in the form of exclusive religious-based friendship groups (circles), leading to low interfaith interaction and resistance during social-religious activities at the school. The objectives of this study are to determine the objective conditions of inter-religious tolerance at SMK Negeri 1 Dente Teladas and to describe the stages of implementing group guidance to develop students' tolerant behavior. The research method used is descriptive qualitative with a field research approach. The research subjects consisted of one Guidance and Counseling (BK) teacher and 15 tenthgrade students from various religious backgrounds, selected through purposive sampling. Data collection techniques included overt/covert observation, structured interviews, and documentation. Data analysis followed the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, with validity testing through technical and source triangulation. The results of the analysis show that the implementation of group guidance through four stages (forming, transition, working, and termination) successfully served as a medium for transforming student behavior. Despite being conducted within a limited time (45 minutes), this service created a safe space for students to evaluate the psychological impact of verbal abuse. The key findings of this study are the achievement of collaborative solutions, including: Students' commitment to breaking group exclusivity through more intensive interfaith interaction, The implementation of randomized study groups by teachers to encourage cooperation among students from different backgrounds, and Increased teacher supervision of student social dynamics. It is concluded that group guidance is effective in developing tolerance awareness and reducing inter-religious mockery at SMK Negeri 1 Dente Teladas Tulang Bawang. Keywords: Group Guidance, Religious Tolerance, Intolerant Behavior, Vocational High School (SMK).

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 25 May 2026 08:06
Last Modified: 25 May 2026 08:06
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/44040

Actions (login required)

View Item View Item