INTAN, LEDY FATRESYA (2026) MENINGKATKAN PERCAYA DIRI MELALUI METODE SHOW AND TELL PADA ANAK KELOMPOK B TK TARUNA JAYA WAY HALIM BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (2MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Percaya diri merupakan kemampuan untuk yakin pada kemampuan dan kelebihan yang dimiliki, sehingga dapat mengembangkan penilaian positif tentang diri sendiri, lingkungan, atau situasi yang sedang dihadapi. Rasa percaya diri penting sekali ditumbuhkan sejak usia dini, karena ini merupakan pondasi yang terpenting bagi seseorang untuk dapat hidup sukses dan bahagia sepanjang hidupnya. Kurangnya rasa percaya diri dialami oleh anakanak di TK Taruna Jaya Wayhalim Bandar Lampung, salah satu upaya dalam meningkatkan rasa percaya diri pada anak usia dini terutama pada TK Taruna Jaya Wayhalim Bandar Lampung dengan menggunakan metode pembelajaran show and tell karena dengan menggunakan metode pembelajaran show and tell ini sangat cocok dengan permasalahan kurangnya rasa percaya diri pada anak usia dini terutama pada TK Taruna Jaya Wayhalim Bandar Lampung, yang mana langkah-langkah pembelajaran pada metode ini mendorong anak untuk lebih memiliki keyakinan akan kemampuannya, kemudian anak akan melakukannya lagi dikemudian hari. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif menggunakan model Kemmis & Mc Taggart yang telah dikembangkan oleh peneliti. Subjek penelitian yaitu anak kelompok B1 di TK Taruna Jaya Way Halim Bandar Lampung sebanyak 17 anak yang terdiri dari 8 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Objek penelitian ini yaitu percaya diri anak yang meliputi inisiatif, berani tampil, dan menunjukkan reaksi emosi tenang. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode show and tell dapat meningkatkan percaya diri anak. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil observasi sebelum tindakan diperoleh persentase percaya diri sebesar 35,29% dan pada pelaksanaan siklus II meningkat menjadi 82,35%. Proses pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode show and tell diawali dengan guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan oleh anak. Kemudian guru memberi contoh show and tell secara klasikal. Selesai memberi contoh, guru mempersilakan anak yang akan showiii and tell untuk tunjuk tangan terlebih dahulu. Masing-masing anak show and tell di depan, dan ketika kesulitan dalam menyampaikan maknanya guru menstimulasi dengan cara memberikan pertanyaan. Setelah show and tell, masing-masing anak diberi pertanyaan yang berbeda oleh guru. Sebagai bentuk penguatan, anak diberi reward berupa pujian, thos, jempol, tepuk tangan dan stiker. ABSTRACT Self-confidence is the ability to believe in one's abilities and strengths, so that one can develop a positive assessment of oneself, the environment or the situation one is facing. It is very important to develop self-confidence from an early age, because this is the most important foundation for someone to be able to live successfully and happily throughout their life. The lack of self-confidence experienced by children at Taruna Jaya Wayhalim Kindergarten at Bandar Lampung is one of the efforts to increase self-confidence in young children, especially at Taruna Jaya Wayhalim Kindergarten Bandar Lampung, by using the show and tell learning method because using the show and tell learning method is very suitable for the problem of lack of self-confidence in early childhood, especially at Taruna Jaya Wayhalim Kindergarten, where this learning method encourages children to have more confidence in themselves, then children will do it again in the future. This type of research is collaborative Classroom Action Research (PTK) using the Kemmis & Mc Taggart model which has been developed by researchers. The research subjects were 17 children from group B1 at Taruna Jaya Way Halim Kindergarten, consisting of 8 boys and 9 girls. The object of this research is children's selfconfidence, which includes initiative, daring to appear, and showing calm emotional reactions. Data collection methods are carried out through observation and documentation. Data analysis techniques use qualitative and quantitative descriptive. The research results show that the show and tell method can increase children's self-confidence. This can be proven from the results of observations before the action, a confidence percentage of 35.29% was obtained and during the implementation of cycle II it increased to 82.35%. The process of implementing learning using the show and tell method begins with the teacher explaining the activities that will be carried out by the children. Then the teacher gives an example of classical show and tell. After giving an example, the teacher invites the child who will show and tell to show his hand first. Each child shows and tells in front, and when they have difficultyv conveying the meaning the teacher stimulates them by asking questions. After show and tell, each child was asked a different question by the teacher. As a form of reinforcement, children are given rewards in the form of praise, high fives, thumbs up, applause and stickers.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 20 May 2026 07:55 |
| Last Modified: | 20 May 2026 07:55 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43967 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


