TRI, YOGHA ADI SUSATYA (2026) ANALISIS KEMITRAAN PENGELOLAAN ZAKAT PRODUKTIF DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM DI KABUPATEN TULANG BAWANG. Doctoral thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Pengelolaan zakat produktif memiliki potensi strategis dalam mendorong pengembangan sosial ekonomi masyarakat Islam di tingkat daerah. Namun, dalam praktiknya, efektivitas zakat produktif seringkali terkendala oleh lemahnya kemitraan antara pemerintah daerah, lembaga pengelola zakat, dan organisasi keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi zakat produktif, dinamika relasi antar aktor, serta merumuskan model kemitraan dalam pengembangan sosial ekonomi masyarakat Islam di Kabupaten Tulang Bawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang, serta organisasi keagamaan pengelola zakat, khususnya LAZIS-NU dan LAZIS-MU. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menggunakan kerangka collaborative governance, teori triple helix, serta perspektif kuasa–pengetahuan Michel Foucault untuk membaca dinamika relasi kelembagaan dan produksi wacana zakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi zakat produktif di Kabupaten Tulang Bawang telah berjalan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, namun masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara kolaboratif. Relasi antar aktor cenderung bersifat koordinatifadministratif, dengan dominasi kepentingan dan rezim pengetahuan masingmasing lembaga, sehingga menghambat terbentuknya perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program secara bersama. Selain itu, nilai-nilai kearifan lokal Lampung memiliki potensi untuk memperkuat trust dan partisipasi, sehingga dapat dipertimbangkan dalam pengembangan model kemitraan yang kontekstual dalam membangun kepercayaan, legitimasi, dan keberlanjutan program pemberdayaan. Penelitian ini merumuskan sebuah model kemitraan pengelolaan zakat produktif yang menekankan integrasi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan organisasi keagamaan dengan penguatan nilai lokal sebagai fondasi kolaborasi. Model ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi umat serta menjadi rujukan bagi pengembangan tata kelola zakat produktif di daerah lain. ABSTRACT The management of productive zakat has strategic potential to promote the socio-economic development of Islamic communities at the local level. However, in practice, the effectiveness of productive zakat is often constrained by weak partnerships among local governments, zakat management institutions, and religious organisations. This study aims to analyze the implementation of productive zakat, the dynamics of relationships among actors, and to formulate a partnership model for the socio-economic development of Islamic communities in Tulang Bawang Regency. This study employs a qualitative approach using a field study method. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis involving the Government of Tulang Bawang Regency, the National Zakat Board (BAZNAS) of Tulang Bawang Regency, and religious zakat management organizations, particularly LAZIS-NU and LAZIS-MU. Data were analyzed thematically using the collaborative governance framework, triple helix theory, and Michel Foucault‟s power–knowledge perspective to examine institutional relations and the production of zakat-related discourse. The findings indicate that the implementation of productive zakat in Tulang Bawang Regency has been carried out through various economic empowerment programs; however, these efforts remain partial and have not been integrated within a collaborative framework. Relationships among actors tend to be coordinative and administrative in nature, with institutional interests and distinct knowledge regimes dominating, hindering joint planning, implementation, and evaluation of programs. In addition, local wisdom values of the Lampung community have the potential to strengthen trust and participation and, therefore, should be considered in developing a contextual partnership model to build trust, legitimacy, and the sustainability of empowerment programs. This study proposes a partnership model for the management of productive zakat that emphasises integration among local governments, zakat institutions, and religious organisations, with local values serving as the foundation of collaboration. This model is expected to enhance the economic self-reliance of the Muslim community and serve as a reference for the development of productive zakat governance in other regions.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | Pengembangan Masyarakat Islam |
| Divisions: | Pasca Magister > S3 Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 13 May 2026 03:46 |
| Last Modified: | 13 May 2026 03:46 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43831 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


