KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MEMBANGUN NASIONALISME PADA PIMPINAN ANAK CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR KECAMATAN MARGA TIGA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

DYWAN, HERLAMBANG (2026) KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MEMBANGUN NASIONALISME PADA PIMPINAN ANAK CABANG GERAKAN PEMUDA ANSOR KECAMATAN MARGA TIGA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI DYWAN BAB 1 2 DAPUS.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI DYWAN HERLAMBANG .pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Komunikasi organisasi dapat didefenisikan sebagai pertunjukan dan penafsiran pesan diantara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi tertentu. Suatu organisasi terdiri dari unit-unit komunikasi dalam hubungan- hubungan hierarki antara satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan. Redding dan Sanborn mengatakan bahwa komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan informasi dalam organisasi yang kompleks. Fokus penelitian ini terdapat pada komunikasi yang diterapkan pengurus dalam upaya membangun nasionalisme. Rumusan masalah yang terkaji pada penelitian ini adalah bagaimana komunikasi organisasi yang dilakukan gerakan pemuda ansor dalam membangun nasionalisme pada PAC Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur? Dengan tujuan untuk mengetahui komunikasi organisasi gerakan pemuda ansor dalam membangun nasionalisme pada PAC Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur juga untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat komunikasi organisasi yang dilakukan gerakan pemuda ansor dalam membangun nasionalisme pada PAC Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif, yaitu berupa kata-kata tertulis atau lisan yang dihasilkan dari orang-orang yang diamati. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang ada di lapangan. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer diambil dari pengurus dan anggota GP Ansor, sedangkan sumber data sekunder diambil melalui dokumen-dokumen yang berkaitan dengan objek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah dengan menggunakan metode wawancara, metode observasi, metode dokumentasi, dan metode analisis data. Berdasarkan teori komunikasi organisasi bahwa terciptanya hubungan yang baik adalah dengan melakukan pendekatan terhadap anggota bahkan lingkungan masyarakat. Maka hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anggota GP Ansor dan juga masyarakat setempat membutuhkan. keterikatan hubungan yang baik meskipun terdapat beberapa kendala. Namun demikian, untuk memaksimalkan hubungan yang harmonis dibuktikan melalui diadakannya kegiatan dzikir dan sholawat, yang mana hal itu masyarakat dibina untuk memiliki karakter religius dan nasionalis, menjunjung tinggi nilai toleransi, empati, dan persaudaraan lintas iman dan budaya, sesuai dengan prinsip kebangsaan Indonesia. Hal ini ditunjukkan dari hasil wawancara dan observasi beberapa responden berpendapat bahwa yang menjadi sarana membangun nasionalisme adalah adanya kegiatan rijalul ansor yang diadakan satu bulan sekali, juga kegiatan sosial dan keagamaan yang tidak terikat waktu pelaksanaannya. Kata Kunci: Komunikasi Organisasi, Membangun Nasionalisme, GP Ansor.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 05 May 2026 04:18
Last Modified: 05 May 2026 04:18
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43708

Actions (login required)

View Item View Item