MEY, ADRIESTI (2026) PENGUATAN HUBUNGAN INDONESIA DAN PALESTINA DALAM PERSPEKTIF PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945 DAN SIYASAH DAULIYAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan Indonesia dan Palestina Perspektif Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945(UUD 1945) dan Siyasah Dauliyah. Dalam pembukaan UUD 1945 ditegaskan bahwa penjajahan harus dihapuskan karena bertentangan dengan nilai kemanusian dan keadilan. Dalam persfektif Siyasah Dauliyah (politik luar negeri Islam), sikap Indonesia Mencerminkan kewajiban moral dan politik dalam membela bangsa yang tertindas. Selain itu, Indonesia juga memiliki kewajiban untuk ikut menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Oleh karena itu, dukungan Indonesia terhadap Palestina dapat dipahami sebagai bentuk pelaksanaan amanat konstitusi sekaligus bagian dari politik luar negeri Indonesia yang konsisten menolak segala bentuk penjajahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan konten analisis atau penelitian pustaka (Library Risearch) data diproleh dari sumber teks UUD1945, kebijakan pemerintah, dokumen hubungan diplomatik, serta literatur yang relevan tentang hubungan Indonesia dan Palestina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan Indonesia kepada Palestina diwujudkan dalam berbagai bentuk seperti pengakuan terhadap Palestina sebagai negara merdeka, upaya diplomasi diforum Internasional, dan pemberian bantuan kemanusiaan. Hal ini menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina bukan sekedar kepentingan diplomatik, tetapi juga perwujudan identitas nasional dan prinsip dasar negara. ABSTRACT This study aims to analyze the relationship between Indonesia and Palestine from the perspective of the Preamble to the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia (UUD 1945) and Siyasah Dauliyah. The Preamble to the 1945 Constitution emphasizes that colonialism must be abolished because it is contrary to the values of humanity and justice. From the perspective of Siyasah Dauliyah (Islamic foreign policy), Indonesia's stance reflects its moral and political obligation to defend oppressed nations. In addition, Indonesia also has an obligation to participate in creating world order based on independence, lasting peace, and social justice. Therefore, Indonesia's support for Palestine can be understood as a form of implementing the constitutional mandate as well as part of Indonesia's foreign policy that consistently rejects all forms of colonialism. The method used in this study is qualitative with a content analysis approach or library research. The data was obtained from the 1945 Constitution, government policies, diplomatic documents, and relevant literature on Indonesia-Palestine relations. The results of the study show that Indonesia's support for Palestine is manifested in various forms, such as recognition of Palestine as an independent state, diplomatic efforts in international forums, and the provision of humanitarian aid. This confirms that Indonesia's support for Palestine is not merely a diplomatic interest, but also a manifestation of national identity and fundamental principles of the state.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 07:43 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 07:43 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43618 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


