FRENGKI, TRUNADO (2026) ANALISIS PENGARUH KEMISKINAN, TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA, DAN INFLASI TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI SUMBAGSEL TAHUN 2020-2024 DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (2MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Ketimpangan pendapatan adalah pemerataan pendapatan di suatu wilayah yang tidak sebagaimana mestinya. Ketimpangan Pendapatan menunjukkan sejauh mana kesejahteraan atau kemakmuran suatu wilayah. salah satu faktor penyebab ketimpangan pendapatan yaitu kemiskinan yang tinggi, Tingkat partsisipasi Angkatan kerja (TPAK) yang rendah, dan inflasi yang meningkat ketimpangan pendapatan diukur mengunakan indeks gini ratio.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemiskinan ,Tingkat partisipasi Angkatan kerja dan inflasi terhadap ketimpangan pendapatan di Sumbagsel tahun 20220-2024 dalam perspektif ekonomi islam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data dalam penelitian ini bersumber dari data sekunder, Data sekunder adalah data yang diperoleh melalui sumber yang ada dan tidak perlu dikumpulkan sendiri oleh peneliti. sumber data dalam penelitian ini doperoleh dari badan pusat statistik tahun 2020 sampai 2024 disumbagsel. Data yang akan diteliti dalam penelitian ini yaitu data mengenai kemiskinan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja,inflasi dan ketimpangan pandapatan antar provinsi yang ada di sumbasel tahun 2020 sampai tahun 2024. data diolah dengan Regresi dat panel dengan mengunkan aplikasi eviews 10. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variable kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan di sumbagsel tahun 2020-2024. tingkat partsipasi Angkatan kerja berpengaruh negative tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan disumbagsel.inflasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan di Sumbagsel.sedangkan secara simultan kemiskinan, tingkat partisipasi Angkatan kerja dan inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. ABSTRACT Income inequality is the uneven distribution of income in a region. Income inequality indicates the level of welfare or prosperity in a region. One of the factors causing income inequality is high poverty, low labor force participation rate (LFPR), and rising inflation. Income inequality is measured using the Gini ratio index. This study aims to determine the effect of poverty, labor force participation rate, and inflation on income inequality in South Sumatra in 20220-2024 from an Islamic economic perspective. This study is a quantitative study. The data in this study is sourced from secondary data, which is data obtained through existing sources and does not need to be collected by the researcher. The data sources in this study were obtained from the Central Statistics Agency from 2020 to 2024 in South Sumatra. The data to be examined in this study is data on poverty, labor force participation rates, inflation, and income inequality between provinces in South Sumatra from 2020 to 2024. The data was processed using panel data regression using the Eviews 10 application. The results of this study show that the poverty variable has a positive and significant effect on income inequality in South Sumatra from 2020 to 2024. The labor force participation rate has a negative but insignificant effect on income inequality in South Sumatra. Inflation has a positive but insignificant effect on income inequality in South Sumatra. Meanwhile, simultaneously, poverty, labor force participation rate, and inflation have a positive and significant effect on income inequality.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 04:08 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 04:08 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43604 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


