WEGY, APRILIA PRATIWI (2026) PENGARUH GENDER, LOVE OF MONEY, DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERSEPSI ETIKA PENGGELAPAN PAJAK (Studi Pada Karyawan PT Perkebunan Nusantara 1 Regional VII Unit Beringin Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gender, love of money, dan tingkat pendidikan terhadap persepsi etika penggelapan pajak. Penggelapan pajak masih menjadi fenomena yang umum terjadi dan menimbulkan tantangan serius bagi penerapan etika profesi serta kepatuhan perpajakan di Indonesia. Penelitian ini didasarkan pada Theory of Planned Behavior (TPB) yang menjelaskan bahwa persepsi etika individu dipengaruhi oleh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang terbentuk melalui faktor internal dan eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 83 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gender berpengaruh negatif dan signifikan terhadap persepsi etika penggelapan pajak dengan nilai koefisien sebesar −0,249, nilai t sebesar −2,493, dan signifikansi 0,015, yang mengindikasikan adanya perbedaan pandangan etis antara laki-laki dan perempuan. Variabel love of money juga berpengaruh negatif dan signifikan dengan koefisien −0,383, nilai t sebesar −4,214, dan signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi orientasi individu terhadap uang, semakin permisif sikapnya terhadap penggelapan pajak. Sementara itu, tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap persepsi etika penggelapan pajak dengan koefisien 0,060, nilai t sebesar 0,596, dan signifikansi 0,553. Temuan ini mendukung Theory of Planned Behavior serta menegaskan pentingnya penguatan pendidikan etika2 dan internalisasi nilai integritas untuk mencegah praktik penggelapan pajak. ABSTRACT This study aims to analyze the influence of gender, love of money, and education level on perceptions of tax evasion ethics. Tax evasion remains a common phenomenon and poses a serious challenge to the application of professional ethics and tax compliance in Indonesia. This study is based on the Theory of Planned Behavior (TPB), which explains that an individual's ethical perception is influenced by attitudes, subjective norms, and behavioral control formed through internal and external factors. This study uses a quantitative approach with a survey method by distributing questionnaires to 83 respondents selected using purposive sampling. Data analysis was performed using multiple linear regression with the help of IBM SPSS version 22. The results showed that gender had a negative and significant effect on perceptions of tax evasion ethics with a coefficient value of −0.249, a t-value of −2.493, and a significance of 0.015, indicating a difference in ethical views between men and women. The variable love of money also had a negative and significant effect with a coefficient of −0.383, a t-value of −4.214, and a significance of 0.000, indicating that the higher an individual's orientation towards money, the more permissive their attitude towards tax evasion. Meanwhile, education level did not have a significant effect on perceptions of tax evasion ethics, with a coefficient of 0.060, a t-value of 0.596, and a significance of 0.553. These findings support the Theory of Planned Behavior and emphasize the importance of strengthening ethics education and internalizing integrity values to prevent tax evasion practices.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Konsentrasi Akuntansi Syariah |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Konsentrasi Akuntansi Syariah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 08:56 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 08:56 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43594 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


