BELLA, ALDAMA (2026) KEHARMONISAN RUMAH TANGGA PADA PERKAWINAN TERHADAP SUAMI YANG MEMILIKI ORIENTASI BISEXUAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi di Pekon Wonodadi Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Pengaruh budaya barat modern yang menekankan paham kesetaraan menyangkut LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender) semakin marak dan tersorot di berbagai negara, terutama negaranegara yang ikut mendukung paham kesetaraan terhadap LGBT dengan mengesahkan Undang-Undang Kesetaraan Perkawinan Sesama Jenis. Di Indonesia sendiri tentunya tidak mengizinkan dan melarang tegas adanya perkawinan sesama jenis karena dianggap sebagai perilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan norma, moral, etika, dan melanggar nilai-nilai agama. Faktanya terlepas dari orientasi seksual yang dimiliki, seseorang tetap memiliki hak melaksanakan perkawinan sesuai dengan hukum dan ketentuan yang berlaku di Indonesia yaitu menikah dengan lawan jenis (Heterosexual). Perkawinan yang dilandasi dengan ketidakjujuran dalam menyembunyikan orientasi seksual dapat dilihat di Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu telah terjadinya perkawinan terlepas dari suami yang memiliki orientasi bisexual. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah, 1). Bagaimana keharmonisan rumah tangga pada perkawinan terhadap suami yang memiliki orientasi bisexual di Pekon Wonodadi Kecamatan Gadingerjo kabupaten Pringsewu, 2). Bagaimana perspektif hukum Islam atas keharmonisan rumah tangga pada perkawinan terhadap suami yang memiliki orientasi bisexual di Pekon Wonodadi Kecamatan Gadingerjo kabupaten Pringsewu, Penelitian ini bertujuan untuk memberikan sumbangsih pengembangan ilmu pengetahuan serta meningkatkan pemahaman kepada masarakat dan yayasan yang ikut berperan aktif dalam melakukan pendekatan secara intensif terhadap penyimpangan orientasi seksual mengenai hal-hal yang menjadi batasan secara hukum maupun sosial dan budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research), sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yang diperoleh langsung melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Serta data sekunder gunaiv menunjang penelitian ini berupa Kompilasi Hukum Islam, Al-Qur’an, Hadist, Undang-Undang dasar, Buku-buku dan jurnal yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian perkawinan Bapak AP dan Ibu NS yang semulanya berjalan baik sebagaimana rumah tangga yang harmonis perlahan terdapat jarak menjelang 11 tahun perkawinan setelah Ibu NS mengetahui orientasi seksual Bapak AP yaitu bisexual melalui aplikasi Hornet dan Walla, aplikasi kencan laki-laki sesama jenis (Gay). Terlepas dari semua permasalahan yang terjadi dalam rumah tangganya, Bapak AP dan Ibu NS sepakat untuk sama-sama berusaha mempertahankan perkawinannya untuk anak dan pesan orang tua. Dalam hukum Islam menekankan kejujuran sebagai prinsip utama kehidupan terutama dalam perkawinan, kejujuran merupakan kunci dalam memperoleh rumah tangga yang harmonis. Islam menganut paham keseimbangan (wasathiyyah) yang berarti selalu menilai segala hal berdasarkan maslahat dan mudharat, mempertahankan perkawinan yang didasarkan demi anak bukanlah hal yang dilarang namun selama tidak timbul kezaliman serta penderitaan antar pasangan maka diperbolehkan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 04:41 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 04:47 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43527 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


