Rifai, Agung Mulyono (2026) STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ISLAM DALAM PENANGGULANGAN STUNTING DI KABUPATEN PRINGSEWU. Doctoral thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia, mencakup hambatan pertumbuhan fisik, keterlambatan perkembangan kognitif, serta penurunan produktivitas jangka panjang. Kabupaten Pringsewu menunjukkan tren stunting yang kembali meningkat pada tahun 2024 dengan prevalensi mencapai 19,5%, sehingga diperlukan strategi penanganan yang lebih efektif dan berbasis pada pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktorfaktor penyebab meningkatnya stunting, mengidentifikasi program penanganan yang telah dilaksanakan, menilai partisipasi masyarakat, serta merumuskan strategi pemberdayaan yang ideal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, melibatkan dinas kesehatan, puskesmas, kader posyandu, tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat pekon, serta keluarga balita. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dilengkapi triangulasi sumber dan metode untuk memastikan validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya stunting dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan gizi keluarga, lemahnya ketahanan pangan, keterbatasan akses sanitasi dan air bersih, rendahnya partisipasi masyarakat, serta koordinasi lintas sektor yang belum optimal. Program pemerintah telah mencakup intervensi gizi spesifik dan sensitif, namun implementasinya belum konsisten dan belum menjangkau seluruh sasaran. Penelitian ini menekankan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat yang efektif harus dibangun melalui penguatan literasi gizi, revitalisasi kelembagaan komunitas, kolaborasi lintas sektor berbasis pekon, serta pengembangan ketahanan pangan lokal. Kesimpulannya, pemberdayaan masyarakat merupakan pendekatan kunci dalam menurunkan stunting secara berkelanjutan di Kabupaten Pringsewu. ABSTRACT Stunting is a chronic form of undernutrition that poses significant threats to human capital development, manifesting in impaired linear growth, delayed cognitive development, and diminished long-term productivity. In 2024, Pringsewu Regency experienced a resurgence in stunting prevalence, reaching 19.5%, underscoring the urgency of more effective and community-centered intervention strategies. This study aims to examine the underlying determinants of the rising stunting prevalence, assess the implementation of existing stunting reduction programs, evaluate the extent of community participation, and propose an optimal community empowerment framework. A qualitative case study approach was employed, drawing on in-depth interviews, field observations, and document reviews. Key informants included officials from the district health office, primary health centers, posyandu cadres, community and religious leaders, village authorities, and caregivers of children under five years of age. Data were analyzed using thematic analysis through data reduction, data display, and conclusion drawing, with source and methodological triangulation applied to enhance credibility and rigor. The findings reveal that the increasing prevalence of stunting is driven by low household nutrition literacy, fragile food security, inadequate access to sanitation and safe water, limited community engagement, and insufficient cross-sectoral coordination. Although government initiatives encompass both nutrition-specific and nutrition-sensitive interventions, their implementation remains fragmented and uneven, resulting in suboptimal population coverage. This study highlights that sustainable stunting reduction requires a comprehensive community empowerment strategy, centered on strengthening nutrition literacy, revitalizing local community institutions, fostering village-based multisectoral collaboration, and reinforcing local food systems. In conclusion, community empowerment constitutes a pivotal and sustainable pathway for reducing stunting in Pringsewu Regency.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | Pengembangan Masyarakat Islam |
| Divisions: | Pasca Magister > S3 Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 09:29 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 09:29 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43511 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


