STRATEGI EFEKTIF SEKOLAH DALAM MEMBENTUK BUDAYA PEDULI LINGKUNGAN DI KALANGAN SISWA SMP NEGERI 1 BANDAR LAMPUNG

MERHIDA, Binti Masurrozi (2026) STRATEGI EFEKTIF SEKOLAH DALAM MEMBENTUK BUDAYA PEDULI LINGKUNGAN DI KALANGAN SISWA SMP NEGERI 1 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB 1 2 DAPUS.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI FULL MERHIDA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Permasalahan lingkungan yang semakin kompleks menuntut peran aktif sekolah dalam menanamkan budaya peduli lingkungan kepada siswa. Sekolah memiliki posisi strategis melalui kebijakan, pembiasaan, serta keterlibatan seluruh warga sekolah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. SMP Negeri 1 Bandar Lampung sebagai sekolah yang melaksanakan berbagai program pembiasaan peduli lingkungan menjadi menarik untuk dikaji terkait strategi efektif yang digunakan dalam membentuk budaya peduli lingkungan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi efektif sekolah dalam membentuk budaya peduli lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, guru, tenaga kependidikan, siswa, petugas kebersihan, serta orang tua. Analisis data dilakukan menggunakan perspektif strategi Henry Mintzberg yang meliputi plan, ploy, pattern, position, dan perspective. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi sekolah dilaksanakan melalui perencanaan program lingkungan yang terintegrasi dengan pembelajaran dan kegiatan sekolah (plan), langkah-langkah taktis berupa pembiasaan kebersihan, pembagian tugas piket, poster lingkungan, bank sampah, serta penghematan air (ploy), pembentukan pola perilaku peduli lingkungan melalui kegiatan rutin bersih-bersih setiap pagi (pattern), penguatan citra sekolah sebagai lingkungan belajar yang bersih dan didukung sarana prasarana lingkungan (position), serta penanaman nilai karakter melalui keteladanan guru dan peraturan sekolah (perspective). Meskipun demikian, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal, terlihat dari masih adanya sebagian siswa yang belum konsisten mematuhi aturan serta praktik pemilahan sampah yang belum berjalan tertib. Secara umum, strategi berbasis pembiasaan dan keteladanan terbukti mampu membentuk budaya peduli lingkungan secara bertahap dan berkelanjutan. ABSTRACT Increasingly complex environmental problems require schools to take an active role in fostering students’ environmental care culture. Schools hold a strategic position through policies, habituation practices, and the involvement of all school members in maintaining cleanliness and environmental sustainability. SMP Negeri 1 Bandar Lampung, which implements various environmental programs, provides an important context to examine the school’s effective strategies in developing students’ environmental awareness. This study aims to analyze the school’s effective strategies in building students’ environmental care culture. This research employed a descriptive qualitative approach with a case study method. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving vice principals, teachers, administrative staff, students, cleaning staff, and parents. Data analysis was conducted using Henry Mintzberg’s strategic framework, which consists of plan, ploy, pattern, position, and perspective. The results indicate that the school’s strategies are implemented through environmental planning integrated into learning activities and school programs (plan), tactical actions such as cleanliness habituation, class duty schedules, environmental posters, waste bank management, and water conservation (ploy), the formation of environmental care behavior through daily cleaning routines (pattern), strengthening the school’s image as a clean institution supported by environmental facilities (position), and the internalization of character values through teachers’ role modeling and school regulations (perspective). However, the implementation has not been fully optimal, as some students are still inconsistent in following the rules and waste sorting practices are not yet properly conducted. Overall, strategies based on habituation and role modeling have gradually and sustainably contributed to developing an environmental care culture.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Manajemen Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 20 Apr 2026 04:45
Last Modified: 20 Apr 2026 04:45
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43491

Actions (login required)

View Item View Item