MENGINTEGRASIKAN MODAL SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN PEDESAAN: STUDI KASUS PROGRAM DESA BERDAYA DI LAMPUNG, INDONESIA

Niik, Elastiana (2026) MENGINTEGRASIKAN MODAL SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN PEDESAAN: STUDI KASUS PROGRAM DESA BERDAYA DI LAMPUNG, INDONESIA. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of ARTIKEL ASTI.pdf] PDF
Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana modal sosial beroperasi dalam proses pemberdayaan masyarakat perdesaan melalui Program Desa Berdaya di Provinsi Lampung, Indonesia. Meskipun pemberdayaan masyarakat telah banyak dipromosikan, kajian-kajian yang ada cenderung lebih menekankan pada capaian program dibandingkan dengan telaah terhadap mekanisme bagaimana modal sosial memperkuat proses pemberdayaan. Kondisi ini menyebabkan terbatasnya pemahaman mengenai dinamika partisipasi masyarakat dan keberlanjutan program dalam jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Pengumpulan data dilakukan selama tiga bulan melalui wawancara mendalam terhadap dua belas informan yang dipilih secara purposif dan terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan program, serta kepemimpinan masyarakat. Data tersebut dilengkapi dengan observasi partisipatif dan analisis dokumen. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan empat sektor utama, yaitu ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian masyarakat, kepemimpinan lokal, serta aksi kolektif, sekaligus memungkinkan masyarakat menghadapi berbagai hambatan struktural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi modal sosial bonding dan bridging merupakan aktor penting dalam menjaga keberlanjutan pemberdayaan serta memastikan kontinuitas program, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi pengembangan perdesaan yang inklusif. Kata kunci: Modal Sosial, Pembangunan Partisipatif, Pemberdayaan Masyarakat Desa Lampung. ABSTRACT This study aims to analyze how social capital operates within rural community empowerment through the Empowered Village Program in Lampung Province, Indonesia. Although community empowerment is widely promoted, existing studies often emphasize program outputs rather than examining the mechanisms through which social capital strengthens empowerment processes, leading to limited understanding of participation dynamics and long-term sustainability. Using a qualitative descriptive case study, this research collected data over a three-month period through in-depth interviews with twelve purposively selected informants involved in program planning, implementation, and community leadership. These data were supplemented by participant observation and document analysis, with validity ensured through source triangulation, method triangulation, and member checking. The findings show that strengthening four core sectors economy, education, health, and environment enhances self reliance, local leadership, and collective action while enabling communities to address structural barriers. The study concludes that optimizing bonding and bridging social capital is essential for sustaining empowerment and ensuring program continuity, offering practical implications for inclusive rural development Keywords: Social Capital, Participatory Development, Community Empowerment Lampung Villages.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 20 Apr 2026 03:38
Last Modified: 20 Apr 2026 03:38
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43481

Actions (login required)

View Item View Item