BIMBINGAN KONSELING KELUARGA DALAM MEMINIMALISIR PERILAKU BULLYING PADA REMAJA (Studi Kasus pada Pusat Pembelajaran Keluarga Sai Betik)

MUHAMMAD FITRA, CAESARRIYANTO (2026) BIMBINGAN KONSELING KELUARGA DALAM MEMINIMALISIR PERILAKU BULLYING PADA REMAJA (Studi Kasus pada Pusat Pembelajaran Keluarga Sai Betik). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 M FITRA.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of SKRIPSI M FITRA CAESARRIYANTO.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Perilaku Bullying menjadi keprihatinan dan tantangan semua pihak, terutama lembaga pendidikan baik formal, non formal maupun informal (keluarga). Hal ini menyebabkan remaja sering dikatakan sebagai kelompok umur yang bermasalah (the trouble teens). Secara praktis Pusat Pembelajaran Sai Betik sebagai lembaga pendidikan yang mengembangkan proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan peserta didik, kepribadian, aspek sosial emosional, dan keterampilan-keterampilan juga bertanggung jawab untuk memberikan bantuan dan bimbingan kepada peserta didik yang bermasalah, baik belajar, akhlak, maupun sosial sehinga tumbuh kembang dapat berkembang secara optimal sesuai dengan potensi masing-masing. Adapun tujuan pada penelitian ini adalah melihat proses pelaksanaan dan evaluasi bimbingan konseling keluarga dalam meminimalisir perilaku bullying pada remaja di Pusat Pembelajaran Sai Betik. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan penelitian kualitatif. Objek penelitian ini adalah Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Sai Betik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang dibagi dalam 4 tahapan, yakni: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan proses pelaksanaan bimbingan konseling keluarga di PUSPAGA Sai Betik efektif mampu membentuk ketahanan keluarga dan mencegah perilaku bullying sejak dini. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan fungsi keluarga melalui layanan konseling berbasis komunitas merupakan salah satu strategi intervensi sosial yang perlu dikembangkan secara lebih luas dan berkelanjutan. Evaluasi menunjukkan bahwa PUSPAGA Sai Betik berhasil menjadi lembaga intervensi keluarga yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif. Keberadaan program ini telah memberikan ruang yang aman dan suportif bagi keluarga untuk menyelesaikan konflik internal dan memahami kebutuhan remaja secara lebih utuh, sehingga perilaku bullying pada remaja dapat terminimalisir dan berkurang. ABSTRACT Bullying behavior has become a concern and a challenge for all parties, especially educational institutions, whether formal, non-formal, or informal (family).This causes adolescents to often be referred to as the troubled age group (the trouble teens). Practically, the Sai Betik Learning Center as an educational institution that develops a learning process that aims to develop students' knowledge, personality, social emotional aspects, and skills is also responsible for providing assistance and guidance to students who have problems, both learning, morals, and social so that growth and development can develop optimally according to their respective potential. The purpose of this study is to observe the process of implementation and evaluation of family counseling guidance in minimizing bullying behavior at the Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Sai Betik. This research is a field study with a qualitative research approach. The object of this research is the Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Sai Betik. Data collection techniques in this study are interviews, observation, and documentation. The data analysis method used in this study is qualitative which is divided into 4 stages, namely: data collection, data reduction, data presentation and data verification. The results of this study indicate that the implementation of family counseling guidance at PUSPAGA Sai Betik has proven effective in building family resilience and preventing bullying behavor from an early age. This indicates that strengthening family functions through community-based counseling services is a social intervention strategy that needs to be developed more broadly and sustainably. The evaluation shows that PUSPAGA Sai Betik has succeeded in becoming a family intervention institution that is not only curative, but also preventive. The existence of this program has provided a safe and supportive space for families to resolve internal conflicts and understand the needs of bullying behavior more comprehensively.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 14 Apr 2026 03:24
Last Modified: 14 Apr 2026 03:24
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43399

Actions (login required)

View Item View Item