PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK PUNISHMENT DALAM MENGURANGI PERILAKU MEMBOLOS PESERTA DIDIK DI SMK IT BAITUN NUR PUNGGUR LAMPUNG TENGAH

ANGGI, PUTRI SHOLIHA (2026) PELAKSANAAN LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN TEKNIK PUNISHMENT DALAM MENGURANGI PERILAKU MEMBOLOS PESERTA DIDIK DI SMK IT BAITUN NUR PUNGGUR LAMPUNG TENGAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI FULL ANGGI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of PUSAT 1 2 ANGGI.pdf] PDF
Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya perilaku membolos peserta didik di SMK IT Baitun Nur Punggur yang berdampak pada rendahnya kedisiplinan. Sehingga diperlukan pelaksanaan layanan konseling individu dengan teknik punishment sebagai upaya untuk mengurangi perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan pelaksanaan layanan konseling individu dengan teknik punishment dalam perilaku membolos peserta didik di SMK IT Baitun Nur Punggu Lampung Tengah, untuk menganalisis pelaksanaan layanan konseling individu dengan teknik punishment dalam perilaku membolos peserta didik di SMK IT Baitun Nur Punggur Lampung Tengah, dan untuk menganalisis hasil pelaksanaan layanan konseling individu dengan teknik punishment dalam perilaku membolos peserta didik di SMK IT Baitun Nur Punggur Lampung Tengah. Penelitian dijalankan menggunakan pendekatan kualitatif, melibatkan 3 peserta didik dan 1 guru bimbingan konseling. Data dikumpulkan melalui wawancara secara mendalam dan dianalisis secara tematik berbantukan software NVIVO. Teknik analisis yang digunakan melalui mengorganisasikan dan menyiapkan data yang akan dianalisis, baca dan liht seluruh data, menggunakan koding sebagai bahan untuk membuat deskripsi, menghubungkan antar tema, dan memberikan interpretasi dan makna tentang tema. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat lima tahap pada perencanaan layanan konseling individu dengan teknik punishment yaitu identifikasi masalah, diagnosis masalah, perencanaan tindakan konseling, pelaksanaan konseling individu, evaluasi dan tindak lanjut. Pada tahap pelaksanaan layanan konseling individu dengan teknik punishment terdapat tiga tahap yaitu tahap awal yang terdiri dari membangun hubungan baik dengan konseli, memperjelas dan mendefinisikan masalah, membuat perjanjian alternative bantuan untuk mengatasi konselor berusaha menjaki kemungkinan rancangan bantuan yang mungkin dilakukan, dan menegosiasikan kontrak. Tahap pertengahan yaitu menjelajahi dan mengeksplorasi masalah sertaiv kepedulian konseli dan lingkungannya dalam mengatasi masalah tersebut,menjaga agar hubungan konseling selalu terpelihara.ABSTRACT This research was motivated by the high rate of truancy among students at SMK IT Baitun Nur Punggur, which has resulted in low discipline. Therefore, individual counseling services using punishment techniques are needed to reduce this behavior. This study aims to analyze the stages of implementing individual counseling services with punishment techniques in truancy behavior of students at SMK IT Baitun Nur Punggu, Central Lampung, to analyze the implementation of individual counseling services with punishment techniques in truancy behavior of students at SMK IT Baitun Nur Punggur, Central Lampung, and to analyze the results of implementing individual counseling services with punishment techniques in truancy behavior of students at SMK IT Baitun Nur Punggur, Central Lampung. T he study was conducted using a qualitative approach, involving three students and one guidance and counseling teacher. Data were collected through in-depth interviews and analyzed thematically using NVIVO software. The analysis techniques used included organizing and preparing the data for analysis, reading and reviewing all data, using coding to create descriptions, connecting themes, and providing interpretation and meaning to the themes. The findings revealed that there were five stages in the planning of individual counseling services using the punishment technique, namely problem identification, problem diagnosis, counseling action planning, implementation of individual counseling, evaluation, and follow-up. In the implementation stage, there were three main phases: the initial phase, which involved building a good relationship with the counselee, clarifying and defining the problem, making alternative agreements for assistance, exploring possible plans of action, and negotiating a counseling contract; the middle phase, which focused on exploring the problem in depth, understanding the counselee’s level of concern and their environment in addressing the issue, and maintaining a productive counseling relationship throughout the process.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 09 Apr 2026 04:48
Last Modified: 22 Apr 2026 02:30
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43330

Actions (login required)

View Item View Item