Adittya, Beni Yentanada (2026) LAYANAN KONSELING INDIVIDU DALAM MEMBENTUK KECERDASAN SPIRITUAL SISWA KELAS X DI SMAN 12 BANDARLAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Kecerdasan spiritual merupakan proses pembinaan dan pengembangan kemampuan individu dalam memaknai dan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kegiatan sehari-hari sehingga dapat membedakan mana yang baik dan yang buruk sesuai Al-quran dan Hadist, jika tingkat kecerdasan spiritual siswa rendah, Tujuan penelitian ini untuk mengkaji bagaimanan proses konseling individu dengan pendekatan behavioral dalam membentuk kecerdasan spiritual siswa kelas X di SMAN 12 Bandarlampung. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif, sifat penelitian ini bersifat deskriftif kualitatif sesuai dengan apa yang diperoleh di lapangan, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokument, jumlah total siswa kelas X di SMAN 12 Bandarlampung sebanyak 338 siswa/I kelas X, sumber data pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapat sumber data sejumlah 5 orang yaitu 1 guru BK (bimbingan konseling),1 walikelas , 3 siswa kelas X, Teknik analisis penelitian ini adalah analisis data kualitatif dengan menggunakan model Milles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, Penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan konseling individu bagi siswa di SMAN 12 Bandarlampung telah dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu, 1.) Asesmen pada tahap asesmen ini merupakan tahap pendekatan antara siswa dengan guru BK, untuk membangun hubungan yang baik agar proses konseling berjalan dengan baik dan mencapai tujuan. 2.) Menentukan Tujuan merupakan tahap dimana guru BK mendengarkan masalah siswa dan memahami permasalahan tersebut, tahap ini mengeksplor perasaan siswa. 3.) Menentukan Teknik, pada tahap menentukan teknik ini yaitu Siswa menyampaikan apa yang dirasakan dan guru BK memberikan solusi dari setiap masalah yang dihadapi siswa , pada tahap menentukan teknik ini guru BK menggunakan pendekatan Behavioral, pendekatan ini sangat membantu siswa dalam mengubah perilaku dan cara berpikir di kedepannya. 4.) Evaluasi pada tahap evaluasi ini merupakan tahap penilaian setelah melaksanakan proses konseling tujuannya yaitu untuk melihat seberapa jauh perubahan yang terjadi selama proses konseling dalam tahap evaluasi isi adanya kerjasama antara guru BK dengan Wali kelas hal ini untuk dapat membantu guru BK melakukan evaluasi pada siswa tersebut. Kata Kunci : Konseling Individu, Kecerdasan Spiritual. ABSTRACT Spiritual intelligence is the process of fostering and developing individual abilities in interpreting and practicing religious values in daily activities so that they can distinguish between good and bad according to the Quran and Hadith, if the level of student spiritual intelligence is low, the purpose of this study is to examine how the individual counseling process with a behavioral approach in shaping the spiritual intelligence of class X students at SMAN 12 Bandarlampung. This type of research is field research using a qualitative approach, the nature of this research is descriptive qualitative in accordance with what is obtained in the field, this study uses data collection techniques through interviews, observations and documents, the total number of class X students at SMAN 12 Bandarlampung is 338 students / I class X, the data source in this study uses a purposive sampling technique so that 5 data sources are obtained, namely 1 BK teacher (guidance and counseling), 1 homeroom teacher, 3 class X students, The analysis technique of this research is qualitative data analysis using the Milles and Huberman model, namely data collection, data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. The results of this study indicate that the implementation of individual counseling for students at SMAN 12 Bandarlampung has been carried out through several stages: 1.) Assessment. This stage is the approach stage between the student and the guidance counselor, to build a good relationship so that the counseling process runs smoothly and achieves its goals. 2.) Determining Goals. This stage is where the guidance counselor listens to the student's problems and understands them. This stage explores the student's feelings. 3.) Determining Techniques. In this stage, students express their feelings and the guidance counselor provides solutions to each problem faced by the student. In this stage, the guidance counselor uses a Behavioral approach, which is very helpful in changing students' behavior and ways of thinking in the future. 4.) Evaluation. This stage is the assessment stage after carrying out the counseling process. The goal is to see the extent of changes that have occurred during the counseling process. In the content evaluation stage, there is collaboration between the guidance counselor and the homeroom teacher to assist the guidance counselor in evaluating the student. Keywords: Individual Counseling, Spiritual Intelligence.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 03:01 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 03:01 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43214 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


