REZA, SYAH FAHLEVI (2026) IMPLEMENTASI LAYANAN KONSELING KELOMPOK BEHAVIOR CONTRACT DALAM MENGURANGI PERILAKU MEMBOLOS PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 1 JABUNG LAMPUNG TIMUR. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (14MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (14MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya kasus perilaku membolos di kalangan peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Jabung Lampung Timur, yang ditandai dengan berbagai bentuk ketidakhadiran tanpa alasan sah seperti tidak masuk sekolah, keluar saat jam pelajaran, dan tidak kembali ke kelas setelah istirahat. Perilaku ini berdampak serius terhadap prestasi akademik dan perkembangan sosial siswa. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif untuk menangani masalah ini adalah konseling behavior contract, yaitu suatu teknik konseling yang dilakukan dengan penyusunan kesepakatan tertulis antara konselor dan siswa mengenai perilaku yang diharapkan dan konsekuensi jika melanggar kesepakatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran perilaku membolos siswa dan mengungkap langkah-langkah implementasi konseling behavior contract sebagai upaya menurunkan perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru bimbingan dan konseling serta peserta didik kelas XI yang memiliki kecenderungan membolos di SMA Negeri 1 Jabung Lampung Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk memastikan keabsahan data, digunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konseling behavior contract terbukti efektif dalam menurunkan perilaku membolos. Dari 12 siswa yang terlibat, mayoritas menunjukkan penurunan signifikan dalam frekuensi membolos setelah mengikuti sesi konseling dengan pendekatan kontrak perilaku. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi identifikasi perilaku membolos, pendekatan awal, penyusunan kontrak berbasis prinsip SMART, pelaksanaan kontrak, monitoring berkala, dan evaluasi hasil. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa konseling behavior contract mampu menjadi solusi strategis yang aplikatif dalam membentuk perilaku disiplin dan tanggung jawab pada peserta didik di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Konseling, Behavior Contract, Membolos, Peserta Didik, Disiplin. ii ABSTRACT This study was motivated by the increasing cases of truancy among Grade XI students at SMA Negeri 1 Jabung, Lampung Timur. The behavior was manifested in various forms, such as skipping school without permission, leaving class during lessons, and not returning after breaks. This type of behavior has a serious impact on students’ academic achievement and social development. One of the counseling approaches considered effective in addressing this issue is the behavior contract technique—a formal agreement between counselor and student that outlines expected behaviors and consequences if those agreements are violated. The objective of this study is to describe the characteristics of truancy behavior and to explain the steps involved in implementing behavior contract counseling as a means to reduce such behavior. This study employed a qualitative approach with a descriptive design. The research subjects consisted of the school counselor and Grade XI students identified as having tendencies to skip school. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. To ensure data validity, source and method triangulation techniques were used. The findings revealed that the implementation of behavior contract counseling proved effective in reducing truancy behavior. Among the twelve students involved, the majority showed a significant decrease in the frequency of skipping school after undergoing counseling sessions based on behavior contracts. The implementation process consisted of identifying the truancy behavior, building initial rapport, drafting a behavior contract using the SMART principles, executing the contract, conducting regular monitoring, and evaluating the outcomes. In conclusion, behavior contract counseling serves as a strategic and practical intervention to foster student discipline and responsibility in the school environment. Keywords: Counseling, Behavior Contract, Truancy, Students, Discipline.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 06:50 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 06:50 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43123 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


