PEMBINAAN PESERTA DIDIK DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DI MTS NEGERI 1 TANGGAMUS

Nita, Octaria Safitri (2026) PEMBINAAN PESERTA DIDIK DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DI MTS NEGERI 1 TANGGAMUS. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI NITA FULL  BAB1-2-LAMPIRAN.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI NITA FULL.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pembinaan peserta didik dalam meningkatkan prestasi belajar di madrasah. MTs Negeri 1 Tanggamus sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kemampuan akademik, dan keterampilan peserta didik agar mampu bersaing di era modern. Namun, masih ditemukan adanya perbedaan tingkat prestasi belajar antar siswa, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi pembinaan peserta didik yang efektif, baik melalui kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pembinaan dan peserta didik dilaksanakan di MTs Negeri 1 Tanggamus dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan tujuan untuk memperoleh gambaran yang mendalam tentang pelaksanaan pembinaan dan pengembangan peserta didik di madrasah tersebut. Subjek dalam penelitian ini meliputi kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, wakil kepala bidang kesiswaan, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik agar hasil penelitian lebih akurat dan dapat dipercaya. Berdasarkan data penelitian yang diperoleh, diketahui bahwa pembinaan peserta didik di MTs Negeri 1 Tanggamus dilaksanakan melalui dua bentuk kegiatan utama, yaitu kegiatan kurikuler dan kegiatan ekstrakurikuler. Dalam kegiatan kurikuler, pembinaan dilaksanakan secara terencana dan sistematis, meliputi penyiapan silabus, pengembangan RPP atau modul ajar, pelaksanaan pembelajaran di kelas, penilaian, evaluasi, serta tindak lanjut hasil belajar berupa remedial dan pengayaan. Pembinaan akademik juga ii dilakukan melalui program kelas unggulan dan bimbingan olimpiade. Hasilnya terlihat dari meningkatnya prestasi belajar peserta didik dengan nilai yang berada di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) serta prestasi akademik seperti Olimpiade IPA juara 1 tingkat kabupaten, Olimpiade Matematika juara 1 tingkat nasional, Olimpiade Biologi juara 2 tingkat nasional, Olimpiade IPS juara harapan 1 tingkat kabupaten, dan kompetisi Bahasa Indonesia juara 1 tingkat nasional. Sementara itu, kegiatan ekstrakurikuler yang meliputi OSIS, Pramuka, Rohis, PMR, dan kelompok olahraga berperan dalam meningkatkan prestasi belajar secara tidak langsung melalui pembentukan karakter, kedisiplinan, dan motivasi belajar peserta didik. Prestasi nonakademik yang diraih antara lain juara 2 seni pencak silat tingkat provinsi, juara 2 lomba tilawah Al-Qur‘an tingkat kabupaten, juara 1 kaligrafi tingkat kabupaten, serta keikutsertaan peserta didik dalam Jambore Nasional Gerakan Pramuka XI. Dengan demikian, kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler di MTs Negeri 1 Tanggamus terbukti berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik baik akademik maupun nonakademik. Kata Kunci : Pembinaan peserta didik, Prestasi belajar, Kegiatan kurikuler, Kegiatan ekstrakurikuler. iii ABSTRACT This study was motivated by the importance of student guidance in improving academic achievement in madrasahs. MTs Negeri 1 Tanggamus, as an Islamic educational institution, has a strategic role in shaping the character, academic abilities, and skills of students so that they can compete in the modern era. However, there are still differences in academic achievement levels among students, both in academic and non-academic fields. This condition indicates the need for effective student guidance strategies, both through curricular and extracurricular activities. Therefore, this study was conducted to determine how guidance and students are implemented at MTs Negeri 1 Tanggamus in an effort to improve student academic achievement. This type of research uses a descriptive qualitative approach, with the aim of obtaining an in-depth picture of the implementation of student guidance and development in the madrasah. The subjects in this study include the head of the madrasah, the deputy head of the curriculum, the deputy head of student affairs, teachers, and students. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and documentation, while data analysis used the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was tested through source and technique triangulation to ensure that the research results were more accurate and reliable. Based on the research data obtained, it is known that the guidance of students at MTs Negeri 1 Tanggamus is carried out through two main activities, namely curricular and extracurricular activities. In curricular activities, guidance is carried out in a planned and systematic manner, including the preparation of syllabi, the development of lesson plans or teaching modules, the implementation of classroom learning, assessment, evaluation, and follow-up on learning outcomes in the form of remedial and enrichment activities. Academic guidance is also carried out through excellent class programs and Olympic guidance. The results can be seen from the improvement in student learning achievement with scores above the Minimum Passing Criteria (KKM) and academic achievements such iv as 1st place in the district Science Olympiad, 1st place in the national Mathematics Olympiad, 2nd place in the national Biology Olympiad, 1st place in the district Social Sciences Olympiad, and 1st place in the national Indonesian Language competition. Meanwhile, extracurricular activities, including the Student Council, Scouts, Islamic Student Association, Red Cross, and sports groups, play a role in indirectly improving learning achievement through character building, discipline, and motivation among students. Non-academic achievements include second place in pencak silat at the provincial level, second place in the Al-Qur’an recitation competition at the district level, first place in calligraphy at the district level, and student participation in the 11th National Scout Jamboree. Thus, activities district, as well as the participation of students in the 11th National Scout Movement Jamboree. Thus, curricular and extracurricular activities at MTs Negeri 1 Tanggamus have been proven to contribute significantly to improving students’ academic and non-academic achievements. Keywords: Student development, Academic achievement, Curricular activities, Extracurricular activities.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Manajemen Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 09 Mar 2026 07:16
Last Modified: 09 Mar 2026 07:16
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43101

Actions (login required)

View Item View Item