INNEZ, DARA PUSPITA (2026) ANALISIS PENGARUH AGLOMERASI INDUSTRI, JUMLAH PENDUDUK TERHADAP TINGKAT DISPARITAS PENDAPATAN DI SUMBAGSEL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (ANALISIS DATA PANEL TAHUN 2015-2024). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Tingkat disparitas pendapatan antarwilayah di kawasan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) masih menjadi persoalan penting dalam pembangunan ekonomi regional. Wilayah dengan konsentrasi industri dan jumlah penduduk yang tinggi belum tentu memiliki distribusi pendapatan yang merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aglomerasi industri dan jumlah penduduk terhadap tingkat disparitas pendapatan di wilayah Sumbagsel tahun 2015-2024, baik secara parsial maupun simultan, serta mengkajinya dalam perspektif ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan data panel. Data sekunder yang digunakan mencakup lima provinsi di wilayah Sumbagsel, yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, dan Bengkulu, selama periode 2015-2024. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) yang diolah menggunakan aplikasi EViews 10. Variabel independen dalam penelitian ini adalah aglomerasi industri dan jumlah penduduk, sedangkan variabel dependen adalah tingkat disparitas pendapatan Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, aglomerasi industri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat disparitas pendapatan, sedangkan jumlah penduduk berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap tingkat disparitas pendapatan di wilayah Sumbagsel. Dalam perspektif ekonomi Islam, hasil ini mencerminkan prinsip keadilan dan distribusi kekayaan yang sejalan dengan maqasid syari‟ah, khususnya dalam menjaga harta (hifz al-mal) dan mewujudkan kemaslahatan umum (maslahah „ammah). ABSTRACT The issue of income disparity among regions in the Southern Sumatra (Sumbagsel) area remains a relevant challenge in regional economic development. Regions with high industrial concentration and large populations do not necessarily exhibit equitable income distribution. This study aims to analyze the effect of industrial agglomeration and population size on income disparity in the Sumbagsel region during the 2015-2024 period, both partially and simultaneously, and to interpret the findings within the framework of Islamic economics. This research employs a quantitative approach with panel data analysis. The secondary data cover five provinces in the Sumbagsel region South Sumatra, Lampung, Jambi, Bangka Belitung, and Bengkulu over the period of 2015-2024. The data were analyzed using panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM) approach through the EViews 10 software. The independent variables are industrial agglomeration and population size, while the dependent variable is income disparity. The findings reveal that, partially, industrial agglomeration has a negative and significant effect on income disparity, while population size has a negative but insignificant effect. Simultaneously, both variables have a significant influence on income disparity in the Sumbagsel region. From the Islamic economic perspective, these results align with the principles of maqasid syari‟ah, particularly in preserving wealth (hifz al-mal) and promoting public welfare (maslahah „ammah).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 03:01 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 03:01 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/43072 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


