STRATEGI PENANGANAN BULLYING DI SMP NEGERI 1 PEMATANG SAWA TANGGAMUS LAMPUNG

MARISA, BAROKAH YANINGRUM (2026) STRATEGI PENANGANAN BULLYING DI SMP NEGERI 1 PEMATANG SAWA TANGGAMUS LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of bab 1,2 dapus &  lampiran.pdf] PDF
Download (9MB)
[thumbnail of MARISA BAROKAH YANINGRUM-2111010087-PAI M (1).pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (16MB)

Abstract

ABSTRAK Bullying di sekolah terus menjadi persoalan berat yang memengaruhi perkembangan perasaan, hubungan sosial, dan hasil belajar murid. Menurut teori, bullying itu tindakan menyerang yang diulang terus menerus karena ada beda kekuatan antara yang menyerang dan yang diserang, seperti kata Olweus. Akan tetapi, kenyataan di lapangan memperlihatkan bahwa perilaku ini tidak hanya berasal dari diri sendiri, tapi juga dipengaruhi oleh suasana sekolah yang kurang mendukung, guru yang kurang awas, dan minimnya ajaran agama dalam keseharian siswa. Misalnya di SMP Negeri 1 Pematang Sawa, Kasus bullying sendiri tercatat dari tahun 2022-2025 mencapai 37 kasus, terdapat beberapa kejadian perundungan seperti ucapan kasar, perkelahian, dan pengucilan, menandakan bahwa Strategi guru untuk mencegah dan memperbaiki terutama dari Guru Pendidikan Agama Islam perlu lebih digalakkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani kasus bullying di SMP Negeri 1 Pematang Sawa, Tanggamus. Pendekatan yang digunakan merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus serta penguatan data dari observasi dan wawancara. Tekhnik Analisis data dalam penelitian ini menggunakan bantuan aplikasi Nvivo 12 Pro dengan proses analisis data secara empat tahap yaitu: import data, coding data, visualisasi data, dan ekstrak data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dalam menangani bullying mencakup tiga tahapan utama, yaitu strategi preventif melalui internalisasi nilai-nilai keislaman, pembiasaan sikap positif, dan keteladanan; strategi kuratif melalui mediasi, pemberian nasihat, serta penegakan disiplin edukatif; serta strategi rehabilitatif berupa pendampingan lanjutan bagi korban dan pelaku. Faktor pendukung penerapan strategi ini meliputi kebijakan sekolah, kolaborasi dengan guru BK, dan kultur religius, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran siswa, minimnya pengawasan, serta pengaruh lingkungan sosial dan teknologi. Kesimpulannya, peran guru PAI sangat penting dalam menekan fenomena bullying melalui pendekatan religius, edukatif, dan pembinaan karakter yang berkelanjutan, meskipun implementasinya masih memerlukan optimalisasi dari berbagai pihak. Kata Kunci: Bullying, guru PAI, strategi penanganan, pendidikan Islam, studi kualitatif. iii ABSTRACK Bullying in schools continues to be a serious problem that affects students' emotional development, social relationships, and learning outcomes. According to theory, bullying is a repeated act of aggression due to a power imbalance between the aggressor and the victim, as stated by Olweus. However, reality shows that this behavior does not only originate from the individual, but is also influenced by an unsupportive school environment, inattentive teachers, and a lack of moral and religious teachings in students' daily lives. For example, at SMP Negeri 1 Pematang Sawa, there were 37 cases of bullying recorded from 2022 to 2025, including verbal abuse, fighting, and exclusion, indicating that efforts by teachers, especially Islamic Education teachers, to prevent and remedy bullying need to be intensified. This study aims to describe the strategies used by Islamic Education teachers in handling bullying cases at SMP Negeri 1 Pematang Sawa, Tanggamus. The approach used is qualitative research with a case study method and data reinforcement from observation and interviews. The data were analyzed through reduction, presentation, and conclusion drawing to produce a comprehensive picture of the role of teachers in preventing and handling bullying. The results indicate that the strategies implemented by PAI teachers in addressing bullying consist of three main stages: preventive strategies through the internalization of Islamic values, positive behavior habituation, and exemplary conduct; curative strategies through mediation, counseling, and educational disciplinary measures; and rehabilitative strategies involving continuous guidance for both victims and perpetrators. Supporting factors include school policies, collaboration with guidance counselors, and the school’s religious culture, while inhibiting factors include students’ low awareness, limited supervision, and the influence of social and technological environments. In conclusion, the role of PAI teachers is crucial in reducing bullying through religious, educational, and character building approaches, although its implementation still requires further optimization from various stakeholders. Keywords:Bullying, Islamic Education teacher, handling strategies, Islamic education, qualitative study

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 03 Mar 2026 03:55
Last Modified: 03 Mar 2026 03:55
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42981

Actions (login required)

View Item View Item