SYAKIRAH, APRILIAHANA SAID (2026) ASAS IJARAH DALAM PENGUPAHAN SALES: ANALISIS KEADILAN DAN PERLINDUNGAN PEKERJA PADA USAHA MAINAN KECAMATAN BANJARAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip ijarah dalam sistem pengupahan tenaga sales di Kecamatan Banjaran dengan menitikberatkan pada penilaian keadilan („adl) dan perlindungan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah sistem pengupahan berbasis komisi yang diterapkan pada usaha mainan skala kecil telah sesuai dengan prinsip akad ijarah dalam hukum Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengupahan tersebut secara formal telah memenuhi unsur-unsur esensial akad ijarah, termasuk kejelasan akad dan adanya kesepakatan para pihak. Namun, keadilan substantif dan perlindungan pekerja belum sepenuhnya tercapai, karena pekerja menanggung risiko ekonomi tanpa adanya jaminan pendapatan minimum. Penelitian ini mengusulkan reformulasi model pengupahan berbasis ijarah dengan mengintegrasikan jaminan pendapatan dan mekanisme berbagi risiko yang selaras dengan maqāṣid al-sharī„ah. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan sistem pengupahan yang lebih adil dalam hubungan kerja yang sesuai dengan prinsip syariah. ABSTRACT This study explores the application of the ijarah principle in the wage system for sales workers in Banjaran District, focusing on assessing justice ('adl) and worker protection. The research aims to evaluate whether the commission-based wage system implemented in smallscale toy businesses aligns with the principles of ijarah contracts in Islamic law. Using a descriptive-analytical qualitative approach, data were collected through interviews, observation, and documentation. The findings indicate that the wage system formally meets essential elements of ijarah, including clear contracts and mutual consent. However, substantive justice and worker protection are not fully achieved, as workers bear economic risks without a guaranteed minimum income. This study proposes a reform of the ijarah-based wage model by integrating income guarantees and risk-sharing mechanisms in accordance with the maqāṣid al-sharī'ah. These findings are expected to contribute to the development of a fairer wage system in Sharia-compliant employment relations.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 06:38 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 06:38 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42962 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


