MAKNA Al-MĪZĀN DAN Al-QISṬĀS DALAM AL-QUR’AN ( TEORI ANTI SINONIMITAS MUHAMMAD SYAHRUR)

Gita, Zahratus Sholeha (2026) MAKNA Al-MĪZĀN DAN Al-QISṬĀS DALAM AL-QUR’AN ( TEORI ANTI SINONIMITAS MUHAMMAD SYAHRUR). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of ARTIKEL GITA full.pdf] PDF
Download (1MB)

Abstract

Abstrak Dalam kajian Al-Qur’an terdapat sejumlah lafadz yang sering dianggap memiliki kesamaan makna, padahal masing-masing memiliki makna khas yang berbeda. Salah satunya adalah lafadz al-mīzān dan al-Qisṭās yang kerap dipahami sebagai sinonim dengan arti “timbangan” atau “keadilan.” Berangkat dari persoalan tersebut penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna khas dari masing-masing lafadz dengan menggunakan teori anti sinonimitas yang dikembangkan oleh Muhammad Syahrur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kepustakaan dengan sumber data meliputi Al-Qur’an, karya-karya Muhammad Syahrur, kitab tafsir klasik dan modern, serta literatur kebahasaan Arab. Analisis dilakukan dengan menelusuri makna dasar, dan perkembangan maknanya secara sinkronik dan diakronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-mīzān merepresentasikan konsep keadilan dan keseimbangan yang bersifat universal dan normatif, sedangkan al-Qisṭās menggambarkan penerapan nilai keadilan secara konkret dalam konteks sosial, hukum, dan ekonomi. Keduanya memiliki hubungan semantik yang erat, namun berbeda fungsi dan lingkup makna. Temuan ini menegaskan pandangan Syahrur bahwa tidak terdapat sinonimitas dalam Al-Qur’an, dan setiap lafadz memiliki makna yang unik serta tidak saling menggantikan tanpa mengubah pesan ilahi. Kata kunci: Al-Mīzān, Al-Qisṭās, Anti-Sinonimitas, Syahrur.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 19 Feb 2026 04:38
Last Modified: 19 Feb 2026 04:38
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42835

Actions (login required)

View Item View Item