PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOKEBU (MONOPOLI KEBUDAYAAN) BERBANTUAN APLIKASI CANVA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALISIS PADA PEMBELAJARAN IPAS

MICHELLE, REQITA PARA AUDIRA (2026) PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOKEBU (MONOPOLI KEBUDAYAAN) BERBANTUAN APLIKASI CANVA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALISIS PADA PEMBELAJARAN IPAS. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of bab 1,2 dapus & lampiran.pdf] PDF
Download (7MB)
[thumbnail of BISMILLAH SKRIPSI _MUNAQOSYAH__cetak(2).pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)

Abstract

ABSTRAK Kemampuan berpikir analisis peserta didik dalam pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial (IPAS) di sekolah dasar masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari hasil pra-penelitian yang menunjukkan bahwa peserta didik belum mampu mengidentifikasi informasi penting, menyusun argument logis, dan menarik kesimpulan berdasarkan data. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas pada media cetak dan visual sederhana, sehingga proses belajar cenderung pasif dan kurang menarik. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran monokebu (monopoli kebudayaan) berbantuan aplikasi canva sebagai media yang interaktif, menyenangkan, dan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan berpikir analisis peserta didik pada pembelajaran IPAS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang dikemukakan oleh Sugiyono. Model ini terdiri atas lima tahapan utama, yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket penilaian yang diberikan kepada ahli media, ahli materi, dan ahli Bahasa, serta kepada pendidik dan peserta didik untuk menilai tingkat kelayakan media yang dikembangkan. Setelah dinyatakan layak berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba lapangan, media monokebu kemudian diuji untuk mengetahui efektivitasnya terhadap kemampuan berpikir analisis peserta didik melalui tes berbentuk uraian (essay). Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa nilai kelayakan produk oleh ahli media sebesar 93% dengan kategori “sangat layak”, penilaian dari ahli materi 85% dengan kategori “sangat layak” dan penilaian ahli Bahasa 95% dengan kategori “sangat layak”. Angket respon kedua pendidik memperoleh rata – rata 92,9% dengan kategori “sangat menarik”. Angket respon peserta didik skala kecil memperoleh nilai rata – rata 94,7% dengan kategori “sangat menarik” dan angket respon skala besar 91,4% dengan ketegori “sangat menarik”. Hasil rata – rata nilai pretest pada skala kecil yaitu 46,6 dan nilai posttest 87 , N-Gain memperoleh hasil 0,77 dengan kategori “Tinggi”. Pada skala besar dari rata – rata nilai pretest 49,3 dan nilai posttest 85,9 dengan N-Gain memperoleh hasil 0,73 dengan kategori “Tinggi”. Dengan demikian produk yang dikembangkan oleh peneliti dapat digunakan dan menunjang proses pembelajaran serta efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir analisis peserta didik. Kata Kunci: ADDIE, Media Monokebu, Kemampuan berpikir Analisis ii ABSTRACT The analytical thinking skills of elementary school students in learning Science and Social Studies (IPAS) are still relatively low. This is evidenced by the preliminary study results, which show that students are not yet able to identify essential information, construct logical arguments, and draw conclusions based on data. One of the contributing factors is the use of learning media that is still limited to printed and simple visual media, resulting in passive and less engaging learning activities. In response to these issues, this study aims to develop Monokebu (Monopoly of Culture) learning media assisted by Canva as an interactive, enjoyable, and contextual medium to enhance students’ analytical thinking skills in IPAS learning. This study employed a Research and Development (R&D) approach referring to the ADDIE development model proposed by Sugiyono. The model consists of five main stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data collection instruments used in this study included assessment questionnaires administered to media experts, material experts, and language experts, as well as to teachers and students to assess the feasibility of the developed media. After being declared feasible based on expert validation and field trials, the Monokebu media was then tested to determine its effectiveness in improving students’ analytical thinking skills through essay-based tests. The results of the research and development show that the product feasibility score from media experts was 93% (categorized as "very feasible"), from material experts 85% ("very feasible"), and from language experts 95% ("very feasible"). The teacher response questionnaire obtained an average of 92.9% ("very interesting"). Student response questionnaires on a small scale obtained an average of 94.7% ("very interesting") and on a large scale 91.4% ("very interesting"). The average pretest score on a small scale was 46.6 and the posttest score was 87, with an N-Gain score of 0.77 ("high"). On a large scale, the average pretest score was 49.3 and the posttest score was 85.9, with an N-Gain score of 0.73 ("high"). Thus, the developed product can be used to support the learning process and is effective in improving students’ analytical thinking skills. Keywords: ADDIE, Monokebu Learning Media, Analytical Thinking Skills

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 18 Feb 2026 04:04
Last Modified: 18 Feb 2026 04:04
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42824

Actions (login required)

View Item View Item