PENERAPAN TEKNIK MODELING SEBAGAI STRATEGI LAYANAN BIMBINGAN DALAM MEMBANTU BODY IMAGE POSITIF PADA PESERTA DIDIK SMK NEGERI 4 BANDAR LAMPUNG

Lira, Virna (2026) PENERAPAN TEKNIK MODELING SEBAGAI STRATEGI LAYANAN BIMBINGAN DALAM MEMBANTU BODY IMAGE POSITIF PADA PESERTA DIDIK SMK NEGERI 4 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB I DAN II DAPUS LAMPIRAN.pdf] PDF
Download (6MB)
[thumbnail of SKRIPSI LIRA VIRNA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendahnya pemahaman peserta didik mengenai body image positif. Rendahnya pemahaman tersebut berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti rendah diri, kurangnya kepercayaan diri, perilaku tidak sehat, serta munculnya tekanan sosial di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan dan pengembangan pemahaman yang tepat melalui layanan bimbingan dan konseling, salah satunya dengan memanfaatkan layanan bimbingan klasikal berbasis pendekatan sosial (social modeling) untuk membantu peserta didik memahami konsep body image positif secara komprehensif. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menguraikan secara rinci proses, tahapan, dan hasil yang diperoleh dari implementasi layanan konseling. Lokasi penelitian adalah SMK Negeri 4 Bandar Lampung, dengan melibatkan konselor dan peserta didik yang menjadi subjek intervensi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan konselor dan partisipan, observasi langsung terhadap sesi-sesi konseling modeling, dan analisis dokumen terkait Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL). Penggunaan teknik triangulasi sumber dan metode diaplikasikan untuk memastikan validitas dan reliabilitas data. Pendekatan ini dipilih untuk mendapatkan pemahaman yang kaya dan kontekstual mengenai dinamika interaksi serta keberhasilan implementasi modeling dalam lingkungan sekolah.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan penerapan layanan konseling teknik modeling dilaksanakan secara terencana, meliputi: (1) Asesmen awal untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik peserta didik, (2) Pemilihan model yang relevan dan kredibel (seperti teman sebaya yang sukses atau model simbolik), dan Sementara itu, tahapan pelaksanaan memperlihatkan bahwa keberhasilan krusial dicapai melalui peragaan perilaku penerimaan diri yang jelas dan sistematis, diikuti dengan penguatan positif (reinforcement) dari konselor. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa layanan konseling dengan teknik modeling terbukti efektif sebagai strategi intervensi yang prosedural dalam membentuk body image positif pada peserta didik SMK Negeri 4 Bandar Lampung, asalkan diterapkan melalui tahapan yang terstruktur dan dilaksanakan dengan pemilihan model yang tepat.. Kata Kunci: Layanan Bimbingan Klasikal, Body image Positif, Teknik Modeling. ii ABSTRAK The main issue examined in this study is the low level of students’ understanding of positive body image. This lack of understanding may lead to several negative impacts, such as low self esteem, reduced self-confidence, unhealthy behaviors, and increased social pressure within the school environment. Therefore, preventive efforts and developmental support are needed through guidance and counseling services, one of which is classical guidance implemented using a social modeling approach to help students develop a more comprehensive understanding of positive body image. This study employed a quantitative method with data collection using triangulation techniques, including observation, interviews, and documentation. The research subjects involved guidance and counseling teachers and students of SMK Negeri 4 Bandar Lampung who participated in the provided services. Research instruments were designed to explore the extent to which classical guidance contributes to enhancing students’ understanding of positive body image. The findings show that the stages of implementing modeling technique counseling services are carried out in a planned manner, including: (1) Initial assessment to identify students' specific needs, (2) Selection of relevant and credible models (such as successful peers or symbolic models), Meanwhile, the implementation stages show that crucial success is achieved through clear and systematic demonstrations of self-acceptance behavior, followed by positive reinforcement from the counselor. The conclusion of this study is that modeling technique counseling services are proven to be effective as a procedural intervention strategy in forming a positive body image in students of SMK Negeri 4 Bandar Lampung, provided that they are implemented through structured stages and implemented with the selection of appropriate models and consistent . Keywords: Classical Guidance Services, Positive Body image, Modeling Technique.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 12 Feb 2026 08:11
Last Modified: 12 Feb 2026 08:11
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42821

Actions (login required)

View Item View Item