DIKA, PERMATA SARI (2026) IMPLEMENTASI NILAI-NILAI TOLERANSI BERAGAMA PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 8 BANDAR LAMPUNG PROVINSI LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Dalam konteks masyarakat multikultural seperti Indonesia, penanaman nilai-nilai toleransi beragama di lingkungan pendidikan menjadi sangat penting untuk membangun kehidupan sosial yang harmonis dan inklusif. SMA Negeri 8 Bandar Lampung, sebagai sekolah negeri yang mayoritas siswanya beragama Islam dan minoritas siswa beragama non-muslim, menjadi ruang yang menarik untuk mengkaji bagaimana nilai toleransi dijalankan dalam realitas sosial yang relatif sejenis secara agama. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami bagaimana siswa mampu menghargai perbedaan keyakinan, menjunjung hak individu dalam beragama, serta mengembangkan interaksi lintas agama secara damai. Rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada bentuk dan proses implementasi lima nilai toleransi beragama menurut Quraish Shihab, yaitu: pengakuan terhadap perbedaan, kebebasan beragama dan berkeyakinan, kesetaraan dan keadilan, penghormatan terhadap hak orang lain, serta dialog antar kelompok agama dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, observasi partisipatif di lingkungan sekolah, serta dokumentasi arsip sekolah dan kegiatan keagamaan. Informan utama mencakup guru Pendidikan Agama Islam, guru Pendidikan Agama Kristen, siswa Muslim dan non-Muslim, serta wakil kepala sekolah. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling, dan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Data dianalisis menggunakan model induktif melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai toleransi telah diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan siswa, baik melalui interaksi sosial, aktivitas pembelajaran, maupun kebijakan sekolah yang mendukung keberagaman. Siswa menunjukkan sikap saling menghargai perbedaan agama, bebas menjalankan ibadah sesuai keyakinannya, serta terlibat dalam kegiatan sekolah tanpa ii diskriminasi. Meskipun demikian, tantangan masih muncul, seperti belum tersedianya ruang ibadah permanen bagi siswa non-Muslim dan belum adanya program formal dialog lintas iman. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun mayoritas warga sekolah di SMA Negeri 8 berasal dari latar belakang agama Islam, praktik toleransi tetap dapat tumbuh melalui budaya sekolah yang inklusif, keteladanan guru, dan pembiasaan nilai-nilai kebhinekaan dalam keseharian. Kata Kunci: Toleransi Beragama iii ABSTRACT In the context of a multicultural society such as Indonesia, instilling the values of religious tolerance within educational institutions is essential for fostering a harmonious and inclusive social environment. SMA Negeri 8 Bandar Lampung, as a public high school with a predominantly Muslim student population, serves as a relevant setting to examine how tolerance is practiced in a relatively religiously homogeneous environment. This study is driven by the need to understand how students appreciate religious differences, uphold individual rights to belief, and engage in peaceful interfaith interactions. The research focuses on the implementation of five core values of religious tolerance as formulated by Quraish Shihab: recognition of difference, freedom of religion and belief, equality and justice, respect for others’ rights, and interreligious and intercultural dialogue. This study employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews with key informants, participatory observation within the school environment, and documentation of school archives and religious activities. The primary informants included Islamic and Christian religious education teachers, and school administrators. Informants were selected using purposive sampling, and the validity of the data was ensured through triangulation of sources and techniques. Data analysis followed an inductive model involving three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that religious tolerance has been meaningfully implemented in the students’ daily lives through social interactions, classroom activities, and school policies that support diversity. Students generally demonstrate mutual respect across religious lines, exercise their freedom to worship according to their beliefs, and participate equally in school activities without discrimination. However, certain challenges remain, such as the absence of a permanent worship space for non-Muslim students and iv the lack of formal interfaith dialogue programs. The findings of this study indicate that although the majority of the school community at SMA Negeri 8 shares a similar religious background, the practice of religious tolerance can still flourish through an inclusive school culture, exemplary teaching practices, and the habituation of pluralistic values in daily school life. Keywords: Religious Tolerance
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Agama islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 03:37 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 03:37 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42786 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


