MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAYA INGAT ANAK USIA DINI DENGAN PENDEKATAN BRAIN GYM DI TK TITIAN QOLBU KUMPUL MULYO PERJAYA BARAT SUMATERA SELATAN

REGITA, ANGGRAENI PUTRI (2026) MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAYA INGAT ANAK USIA DINI DENGAN PENDEKATAN BRAIN GYM DI TK TITIAN QOLBU KUMPUL MULYO PERJAYA BARAT SUMATERA SELATAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 REGITA.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK REGITA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Masa usia dini merupakan masa keemasan (golden age) di mana perkembangan otak terjadi sangat pesat. Salah satu aspek kognitif yang sangat penting pada masa ini adalah kemampuan daya ingat yang menjadi pondasi bagi proses belajar dan penyerapan informasi. Namun, masih banyak anak usia dini mengalami kesulitan dalam memfokuskan perhatian dan mengingat instruksi atau materi sederhana. Pendekatan Brain Gym (senam otak) hadir sebagai intervensi berbasis gerakan tubuh sederhana yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh bagian otak agar berfungsi lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Brain Gym dalam meningkatkan kemampuan daya ingat anak usia dini di Tk Titian Qolbu Kumpul Mulyo Perjaya Barat Sumatera Selatan. Penelitian yang dilakukan ialah penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Research dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, dan setiap siklus dilakukan empat kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah 1 orang guru dan 20 orang anak kelas B. Keabsahan data dilakukan dengan telaah model tindakan dan validitas data. Analisi dan interpretasi data dengan tahapan reduksi dan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan daya ingat anak setelah diterapkan pendekatan Brain Gym. Gerakan-gerakan seperti Cross Crawl (gerakan silang) dan drink water membantu menenangkan sistem sraf dan meningkatkan aliran oksigen ke otak, sehingga anak lebih fokus dalam menerima informasi. Dari hasil observasi pra-penelitian menunjukkan bahwa anak yang berkriteria Berkembang Sangat Baik (BSB) masih dibawah presentase 80% sesuai dengan kriteria penelitian. Setelah adanya tindakan siklus I kemampuan daya ingat pada anak meningkat berada dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan presentase menjadi 70%. Pada siklus II kemampuan daya ingat anak meningkat dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dengan presentase menjadi 80%. Dapat disimpulkan bahwa melalui Brain Gym dapat meningkatkan kemampuan daya ingat anak usia dini di Tk Titian Qolbu Kumpul Mulyo Perjaya Barat Sumatera Selatan. Kata Kunci : Kemampuan Daya Ingat, Brain Gym, Anak Usia Dini ii ABSTACT Early childhood is a golden age when children’s brain development occurs rapidly. One crucial cognitive aspect is memory, which forms the foundationfor learning and information absorption. However, many young children still struggle wit a concentration and recall. The Brain Gym approach offers a series of simple movements designed to integrated all parts of the brain to optimize cognitive function. The research conducted was a classroom action reasearch with the Kemmis and Mc Taggart model consisting of consisted of two cycles, namely cycles I and cycles II, and each cycles was conducted four times. Data collection techniques were observation, interviews, and documentation. The subjects in this study were on teacher and 20 class B students. Data collection technique used interviews, observation, and documentation. Data validity was carried out by reviewing the action model and data validity. Data analysis and terpretation with stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that there was a signification increase in children’s memory abilities after the Brain Gym approach was implemented. Movements such as cross crawl and drinking water help calm the nervous system and increase oxygen flow on the brain, so that children are more focused in receiving information. From the results of pre-research observations, in was shown that children who met the criteria of Very Well Developed were still below the 80% percentage according to the assesment criteria. After the first cycle of action, children’s memory abilities increased, which a percentage of 70%. In the second cycle, children’s memory abilities increased to the category of Very Well Developed with a percentage of 80%. It can be concluded that through brain gym, the memory abilities of early childhood at Titian Qolbu Kumpul Mulyo Perjaya Barat Kindergarten, South Sumatra can be improved. Keywords : Memory Ability, Brain Gym, Early Childhood

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 10 Feb 2026 04:27
Last Modified: 10 Feb 2026 04:27
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42714

Actions (login required)

View Item View Item