ATIKA, AGUSTINA (2026) IMPLEMENTASI BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN AL-IHYA KALIREJO LAMPUNG TENGAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum terbentuknya karakter Islami secara optimal pada santri baru di Pondok Pesantren Al-Ihya Kalirejo Lampung Tengah. Para santri datang dari latar belakang keluarga, budaya, serta kebiasaan yang beragam sehingga memengaruhi sikap, kemandirian, kedisiplinan, dan adaptasi mereka di lingkungan pesantren. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pesantren menerapkan layanan bimbingan kelompok sebagai salah satu upaya pembinaan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi bimbingan kelompok dalam membentuk karakter Islami santri baru serta mengidentifikasi perubahan perilaku yang muncul setelah pelaksanaan bimbingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sampel penelitian berjumlah 15 orang, terdiri dari 12 santri baru, 2 ustadzah, dan 1 ustadz sebagai pembimbing. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bimbingan kelompok di Pondok Pesantren Al-Ihya Kalirejo dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran. Pada tahap pembentukan, ustadzah memperkenalkan tujuan dan aturan kelompok serta membangun kedekatan emosional dengan santri menggunakan bahasa yang lembut dan persuasif. Tahap peralihan difokuskan pada penyesuaian santri terhadap dinamika kelompok melalui arahan dan motivasi agar santri lebih terbuka dan aktif. Tahap kegiatan merupakan tahap inti, di mana ustadzah menyampaikan materi dan nasihat tentang akhlak, kedisiplinan, kemandirian, serta adab keseharian dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Tahap pengakhiran dilakukan melalui penguatan dan evaluasi singkat sebagai refleksi perubahan sikap santri. Implementasi bimbingan kelompok ini berdampak positif terhadap pembentukan karakter Islami santri baru, yang ditandai dengan meningkatnya kedisiplinan, kemandirian, kejujuran, kemampuan berkomunikasi, serta adaptasi terhadap tata tertib pesantren, meskipun masih terdapat kendala keterbatasan waktu dan partisipasi sebagian santri. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Karakter Islami, Santri Baru, Pondok Pesantren.ABSTRACT This research is motivated by the fact that the Islamic character of new students at Pondok Pesantren Al-Ihya Kalirejo, Lampung Tengah, has not yet developed optimally. The students come from diverse family backgrounds, cultures, and habits, which influence their attitudes, independence, discipline, and adaptation to the pesantren environment. To address these issues, the pesantren implements group guidance services as one of the efforts to foster character development. This study aims to examine the implementation of group guidance in shaping the Islamic character of new students and to identify behavioral changes that emerge after the guidance activities are conducted. This research uses a qualitative approach with a field research design. The research sample consisted of 15 participants, including 12 new students, 2 female teachers (ustadzah), and 1 male teacher (ustadz) as the group facilitator. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive analysis techniques, which include data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the implementation of group guidance at Pondok Pesantren Al-Ihya Kalirejo is carried out through four stages, namely forming, transition, activity, and termination. In the forming stage, the ustadzah introduces the objectives and rules of the group and builds emotional closeness with the students using gentle and persuasive language. The transition stage focuses on helping students adjust to group dynamics through guidance and motivation so that they become more open and active. The activity stage is the core stage, in which the ustadzah delivers materials and advice on morals, discipline, independence, and daily etiquette using simple and easily understood language. The termination stage is conducted through reinforcement and brief evaluation as a reflection on changes in students’ attitudes. The implementation of group guidance has a positive impact on the formation of Islamic character among new students, as indicated by improvements in discipline, independence, honesty, communication skills, and adaptation to pesantren regulations, despite challenges such as limited time and partial student participation. Keywords: Group Guidance, Islamic Character, New Students, Islamic Boarding school.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 06:52 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 06:52 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42635 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


