MUHSIN, AKBAR GEMPITA (2026) PERAN K.H. HASYIM ASY’ARI DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA TAHUN 1899-1947. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kontribusi dan pengaruh K.H. Hasyim Asy’ari dalam ranah pendidikan Islam di Indonesia antara tahun 1899 hingga 1947. Latar belakang permasalahan didorong oleh terbatasnya akses pendidikan bagi masyarakat pribumi di masa kolonial dan kondisi moral masyarakat di sekitar Tebuireng yang cenderung kurang beretika. K.H. Hasyim Asy’ari merespons kondisi ini dengan menjadikan pendidikan sebagai instrumen utama dalam dakwah dan perlawanan terhadap kolonialisme. Dengan demikian, fokus utama penelitian ini adalah menelaah orientasi tujuan pendidikan Islam dan proses integrasi sistem pendidikan yang diperankan oleh K.H. Hasyim Asy’ari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan (Library Research). Sumber data yang digunakan terdiri dari data primer, berupa karya-karya K.H. Hasyim Asy’ari sendiri seperti kitab Adab al-Alim wa al-Muta’allim, dan data sekunder berupa literatur, jurnal ilmiah, serta biografi yang relevan dengan pemikiran pendidikan Islam beliau. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, dan analisis data menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis) serta triangulasi untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran K.H. Hasyim Asy’ari dalam pendidikan Islam dapat diklasifikasikan menjadi dua pokok: orientasi tujuan dan integrasi sistem. Orientasi tujuan pendidikan Islam beliau diarahkan sebagai wadah pendidikan umat, membentuk masyarakat yang berakhlak mulia (Al-Akhlaq Al Karimah), mengatasi masalah terbatasnya lembaga pendidikan, serta mengajarkan dan mengamalkan ilmu. Integrasi sistem pendidikan Islam diwujudkan melalui pendirian Pondok Pesantren Tebuireng yang memadukan tradisionalisme (metode sorogan dan bandongan, kajian kitab kuning) dengan unsur modern (sistem klasikal dan penambahan ilmu umum). Pemikiran beliau, terutama yang tertuang dalam kitab Adab al-Alim wa al-Muta’allim, sangat fokus pada pembentukan karakter dan budi pekerti luhur (akhlaqul karimah). Simpulan utama adalah bahwa K.H. Hasyim Asy'ari telah berhasil melakukan transformasi sosial, mengubah Tebuireng dari wilayah kriminalitas menjadi pusat ilmu dan amal. Kata Kunci: Peran K.H. Hasyim Asy’Ari Dalam Pendidikan Islam Di Indonesia Tahun 1899-1947 ii ABSTRAK This research aims to deeply examine the contribution and influence of K.H. Hasyim Asy'ari in the realm of Islamic education in Indonesia between 1899 and 1947. The background of the problem was driven by the limited access to education for indigenous people during the colonial era and the generally unethical moral condition of the community around Tebuireng. K.H. Hasyim Asy'ari responded to this condition by making education the primary instrument for da'wah (preaching/Islamic proselytization) and resistance against colonialism. Thus, the main focus of this research is to review the orientation of Islamic education goals and the process of educational system integration played by K.H. Hasyim Asy'ari. This study employs a descriptive qualitative approach through library research (Studi Kepustakaan). The data sources used consist of primary data, such as K.H. Hasyim Asy'ari's own works, like the book (textit{Adab al-Alim wa al-Muta'allim}, and secondary data in the form of literature, scientific journals, and biographies relevant to his thoughts on Islamic education. Data collection techniques were carried out through documentation, and data analysis utilized the content analysis approach as well as triangulation to ensure the validity of the findings. The research results show that K.H. Hasyim Asy'ari's role in Islamic education can be classified into two main points: goal orientation and system integration. His Islamic education goal orientation was directed as a platform for educating the ummah (Muslim community), forming a society with noble character (textit{Al-Akhlaq Al-Karimah}), overcoming the problem of limited educational institutions, and teaching and practicing knowledge. The integration of the Islamic education system was realized through the establishment of Pondok Pesantren Tebuireng which merged traditionalism (the sorogan and bandongan methods, studying kitab kuning or classic Islamic texts) with modern elements (the classical system and the addition of general knowledge). His thoughts, especially those contained in the book (textit{Adab al-Alim wa al Muta'allim), were highly focused on the formation of character and noble conduct (textit{akhlaqul karimah). The main conclusion is that K.H. Hasyim Asy'ari successfully carried out a social transformation, changing Tebuireng from a region of criminality into a center of knowledge and virtuous deeds. Keywords: The Role of K.H. Hasyim Asy'ari in Islamic Education in Indonesia 1899-1947
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Agama islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 04:09 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 04:09 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42627 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


