IRFAN, NURKAMAL (2026) ANALISIS HUKUM KELUARGA ISLAM TERHADAP KETIDAKSIAPAN CALON SUAMI DALAM BERUMAH TANGGA AKIBAT PASANGAN HAMIL DI LUAR NIKAH (Studi Pada Desa Tanjung Kerta Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi hukum keluarga Islam terhadap kewajiban suami dalam pernikahan yang terjadi akibat kehamilan di luar nikah, dengan studi kasus di Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran. Fenomena pernikahan mendadak sebagai akibat dari kehamilan di luar nikah menjadi problem sosial sekaligus hukum yang mempengaruhi pelaksanaan tanggung jawab suami dalam rumah tangga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Narasumber terdiri dari tokoh agama, aparat desa, keluarga pasangan, dan suami yang menikah karena kehamilan di luar nikah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas suami yang menikah dalam kondisi tersebut mengalami ketidaksiapan menjalankan peran rumah tangga, terutama karena faktor psikologis (tekanan mental, rasa malu, kecemasan masa depan), faktor sosial (tekanan dari keluarga dan masyarakat), serta faktor pendidikan (minimnya pengetahuan tentang hak dan kewajiban suami). Padahal, menurut hukum keluarga Islam, pernikahan yang sah tetap mewajibkan suami untuk menunaikan kewajibannya secara penuh tanpa pengecualian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara norma ideal hukum Islam dengan praktik sosial masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi pendidikan pranikah, pendampingan keluarga, dan peran aktif tokoh agama untuk mempersiapkan pasangan dalam membangun keluarga yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. ABSTRACT This study aims to analyze the implications of Islamic family law on a husband's obligations in a marriage resulting from an outof-wedlock pregnancy, using a case study in Tanjung Kerta Village, Way Khilau District, Pesawaran Regency. The phenomenon of sudden marriage resulting from an out-of-wedlock pregnancy is a social and legal problem that affects the husband's performance of his responsibilities within the household. The research method used was a qualitative approach, with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. The informants included religious leaders, village officials, the couple's families, and husbands who married due to an out-of-wedlock pregnancy. The results indicate that the majority of husbands who married under these circumstances were unprepared to fulfill their domestic roles, primarily due to psychological factors (mental stress, shame, anxiety about the future), social factors (pressure from family and society), and educational factors (lack of knowledge about the husband's rights and obligations). However, according to Islamic family law, a valid marriage still requires the husband to fulfill his obligations fully without exception. This study concludes that there is a gap between the ideal norms of Islamic law and social practices. Therefore, premarital education, family mentoring, and the active role of religious leaders are needed to prepare couples to build families in accordance with Islamic values.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 07:47 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 07:47 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/42337 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


