LINDA, ARSIYANI (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG PERGESERAN PERAN TANGGUNG JAWAB PENCARI NAFKAH UTAMA DALAM KELUARGA PERSPEKTIF IMAM ASY SYAFI’I (Studi Kasus Di Desa Sukajaya Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Perkawinan adalah suatu proses dalam kehidupan manusia yang bertujuan untuk menyatukan laki-laki dan perempuan dalam suatu ikatan rumah tangga sebagai sepasang suami istri. Nafkah adalah segala bentuk pemberian yang wajib dikeluarkan oleh seseorang untuk memenuhi kebutuhan dasar orang lain yang menjadi tanggungannya, baik berupa makanan, pakaian, tempat tinggal, maupun kebutuhan pokok lainnya sesuai dengan kemampuan dan kelayakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi di Desa Sukajaya Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, di mana terdapat banyak kasus istri yang menjadi pencari nafkah utama dalam keluarga akibat ketidakmampuan suami dalam memenuhi kebutuhan ekonomi. Kondisi ini memunculkan persoalan bagaimana tinjauan hukum Islam, khususnya perspektif Imam Asy-Syafi’i, terhadap praktik pergeseran peran pencari nafkah utama dalam keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui realitas sosial yang menyebabkan terjadinya pergeseran peran pencari nafkah utama di Desa Sukajaya, serta menganalisisnya dari sudut pandang hukum Islam berdasarkan mazhab Imam Asy-Syafi’i. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah 1) Bagaimana Praktik Pergeseran Peran Tanggung Jawab Pencari Nafkah Utama Dalam Keluarga Studi di Desa Sukajaya Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus? 2 ) Bagaimana Pendapat Imam Imam Asy Syfi’i Tentang Pertukuran Peran Tanggung Jawab Pencari Nafkah Utama Dalam Keluarga Studi Desa Sukajaya Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus? Adapun Metode yang di gunakan yaitu metode deskriptif, Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi. Data yang di peroleh selama penelitian dianalisis dengan Langkah-langkah reduksi data, dan penarikan Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran peran pencari nafkah utama dalam keluarga di Desa Sukajaya terjadi karena faktor ekonomi yang memaksa, di mana suami tidak mampu memenuhi kebutuhan nafkah akibat penghasilan yang rendah dan tidak menentu. Dalam pandangan hukum Islam perspektif Imam Asy-Syafi’i, kewajiban nafkah adalah tanggung jawab suami, namun dalam kondisi darurat (hajah syar’iyyah), istri diperbolehkan membantu atau bahkan mengambil alih peran tersebut dengan syarat adanya keridhaan suami, tetap menjaga adab syariah, dan dalam rangka kemaslahatan keluarga. Fenomena ini tidak menghapuskan kewajiban nafkah suami secara hukum, namun dipandang sebagai bentuk tolong-menolong (ta’awun) dalam menjaga kelangsungan hidup keluarga. Imam Asy-Syafi’i menekankan bahwa peran qiwamah (kepemimpinan suami) tetap harus dijaga meskipun istri berperan sebagai pencari nafkah utama. Oleh karena itu, pergeseran peran ini dapat diterima secara hukum Islam selama dijalankan dengan prinsip musyawarah, keridhaan, dan dalam batasan syariat. ABSTRACT Marriage is a process in human life that aims to unite a man and a woman in a household bond as a husband and wife. Maintenance is any form of provision that must be paid by a person to fulfill the basic needs of others who are their dependents, whether in the form of food, clothing, shelter, or other basic needs according to ability and feasibility. This research is motivated by a phenomenon that occurs in Sukajaya Village, Semaka District, Tanggamus Regency, where there are many cases of wives who become the main breadwinners in the family due to the inability of their husbands to meet economic needs. This condition raises the question of how Islamic law, especially the perspective of Imam Ash-Syafi'i, reviews the practice of shifting the role of the main breadwinner in the family. The purpose of this research is to understand the social reality that causes the shift in the role of the main breadwinner in Sukajaya Village, and to analyze it from the perspective of Islamic law based on the school of thought of Imam Ash-Syafi'i. The formulation of the problem in this study is 1) How is the Practice of Shifting the Role of Responsibility of the Main Breadwinner in the Study Family in Sukajaya Village, Semaka District, Tanggamus Regency? 2) What is the opinion of Imam Imam Asy Syfi'i regarding the Exchange of Roles of Responsibility of the Main Breadwinner in the Study Family in Sukajaya Village, Semaka District, Tanggamus Regency? The method used is a descriptive method, Data collection techniques are carried out through interviews and documentation. The data obtained during the study were analyzed using data reduction steps and drawing conclusions. he results of the study indicate that the shift in the role of the main breadwinner in the family in Sukajaya Village occurred due to compelling economic factors, where the husband was unable to meet the needs of the family due to low and uncertain income. In the perspective of Islamic law, Imam Ash-Syafi'i, the obligation to provide for the family is the husband's responsibility, but in emergency situations (hajah syar'iyyah), the wife is allowed to help or even take over this role with the condition of the husband's consent, while maintaining sharia etiquette, and for the benefit of the family. This phenomenon does not eliminate the husband's obligation to provide for the family legally, but is seen as a form of mutual assistance (ta'awun) in maintaining the family's survival. Imam Ash-Syafi'i emphasized that the role of qiwamah (leadership of the husband) must still be maintained even though the wife plays the role of the main breadwinner. Therefore, this shift in roles is acceptable under Islamic law as long as it is carried out with the principles of deliberation, consent, and within the limits of sharia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 16 Dec 2025 02:55 |
| Last Modified: | 16 Dec 2025 02:55 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41951 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


