Anisa, Lutfiana Safitri AR (2025) VASEKTOMI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KELUARGA PERSPEKTIF MASLAHAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Vasektomi sebagai metode kontrasepsi permanen pria masih menimbulkan kontroversi, baik secara medis maupun dalam pandangan hukum Islam. Di tengah ketidakkonsistenan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait hukum vasektomi, dibutuhkan pendekatan yang lebih kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak vasektomi dalam kehidupan keluarga menggunakan perspektif maslahah, yaitu prinsip kemanfaatan dalam hukum Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif-analitis dengan pendekatan studi gabungan antara penelitian kepustakaan dan lapangan yaitu wawancara terhadap salah satu pengguna vasektomi (Bapak S) di Lampung Utara, dimana penelitian kepustakaan lebih dominan lalu diperkuat oleh hasil wawancara terhadap informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vasektomi tidak menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan maupun keharmonisan keluarga. Justru , dari sisi kesehatan dan psikologis, subjek penelitian merasa lebih sehat dan ringan pasca tindakan vasektomi. Keharmonisan rumah tangga juga tetap terjaga, bahkan meningkat. Dalam perspektif maslahah, tindakan vasektomi dinilai membawa kemaslahatan, khususnya ketika dilakukan untuk melindungi kesehatan pasangan dan menjaga keseimbangan keluarga. Kesimpulannya, praktik vasektomi dapat diterima secara syar’i apabila dilakukan dengan kesadaran, persetujuan bersama, dan dalam kondisi yang menunjukkan adanya kebutuhan nyata serta kemaslahatan yang kuat. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan maslahah memberi ruang fleksibilitas dalam hukum Islam untuk merespons kebutuhan kontemporer yang relevan dengan keberlangsungan keluarga sakinah. ABSTRACT Vasectomy as a permanent method of contraception for men remains controversial, both medically and in terms of Islamic law. Amidst the inconsistency of the Indonesian Ulema Council (MUI) fatwa regarding the legality of vasectomy, a more contextual approach is needed. This study aims to analyze the impact of vasectomy on family life using the maslahah perspective, which is the principle of benefit in Islamic law. The method used is descriptive-analytical qualitative research with a combined approach between literature research and field interviews with one vasectomy user (Mr. S) in North Lampung, where literature research is more dominant and then reinforced by the results of interviews with informants. The results of the study show that vasectomy does not have a negative effect on health or family harmony. In fact, from a health and psychological perspective, the research subject felt healthier and lighter after the vasectomy. Family harmony was also maintained and even improved. From a maslahah perspective, vasectomy is considered beneficial, especially when performed to protect the health of the couple and maintain family balance. In conclusion, the practice of vasectomy is acceptable in Islamic law if it is performed with awareness, mutual consent, and in conditions that indicate a real need and strong maslahah. This study confirms that the maslahah approach
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 16 Dec 2025 02:34 |
| Last Modified: | 16 Dec 2025 02:34 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41949 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


