DAFFA, ALKAHFI (2025) KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PERILAKU INOVATIF GURU DI MTs BANII SAALIM BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Perilaku Inovatif Guru di MTs Banii Saalim Bandar Lampung”. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran kepala madrasah sebagai pemimpin pendidikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung bagi tumbuhnya inovasi guru. Di era Kurikulum Merdeka yang menuntut adaptasi teknologi, masih ditemukan guru yang mengalami kesulitan dalam memanfaatkan media digital, sementara guru yang memiliki kemampuan teknologi justru lebih cepat berinovasi. Fenomena ini menunjukkan adanya kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan periku inovatif guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala madrasah berkontribusi terhadap peningkatan perilaku inovatif guru melalui penerapan nilai-nilai Servant Leadership dari Robert K. Greenleaf, yaitu Listening of Aspiration, Empathy of Emotional, dan Awareness of Self, Others, and Environment. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru, dan wali murid. Validitas data diperkuat dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah di MTs Banii Saalim menerapkan sistem komunikasi terbuka yang mendorong guru untuk menyampaikan ide dan saran secara aktif. Ide-ide kreatif guru tidak hanya diterima, tetapi juga difasilitasi melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Kepala madrasah juga menunjukkan empati terhadap kondisi emosional guru serta menyediakan fasilitas pembelajaran digital. Kesadaran (awareness) terlihat dari kemampuan kepala madrasah dalam memahami kebutuhan guru dan perubahan lingkungan pendidikan secara menyeluruh. Secara keseluruhan, hasil penelitian menggambarkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah yang berlandaskan nilai-nilai pelayanan mampu membangun perilaku inovatif di lingkungan madrasah. Guru merasa dihargai, didengar, dan didukung untuk mengembangkan potensi kreatifnya. Namun, implementasi ide-ide inovatif masih memerlukan dukungan tambahan berupa pelatihan profesional dan peningkatan sarana teknologi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis terhadap pengembangan ilmu manajemen pendidikan Islam, khususnya dalam bidang kepemimpinan berbasis pelayanan (servant leadership), serta menjadi referensi praktis bagi madrasah lain dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif, empatik, dan inovatif. Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala Madrasah, Perilaku Inovatif Guru, Servant Leadership ii ABSTRACT This research, entitled “The Leadership of Madrasah Principals in Enhancing Teachers’ Innovative Behavior at MTs Banii Saalim Bandar Lampung”, is based on the essential role of the principal as an educational leader in creating a conducive environment that supports teacher innovation. In the era of the Merdeka Curriculum, which requires digital adaptation, some teachers still struggle with technology use, while others with better digital competence show higher levels of innovation. This phenomenon reflects a strong connection between the principal’s leadership style and teachers’ innovative behavior. Therefore, this study aims to analyze how the principal’s leadership contributes to enhancing teachers’ innovative behavior through the application of Robert K. Greenleaf’s Servant Leadership principles: Listening of Aspiration, Empathy of Emotional, and Awareness of Self, Others, and Environment. This study employs a qualitative descriptive method with data collected through interviews, observations, and documentation. The research subjects include the madrasah principal, vice principal for curriculum, teachers, and parents. Data validity was ensured through source and method triangulation. The findings reveal that the principal at MTs Banii Saalim applies open and participatory communication, encouraging teachers to express ideas and feedback actively. Teachers’ creative ideas are supported through training and development programs. The principal also demonstrates emotional empathy toward teachers and provides digital learning facilities. The element of awareness is reflected in the principal’s ability to understand teachers’ needs and respond to educational changes effectively. Overall, the study shows that a servant-leadership-based approach successfully fosters an innovative culture within the madrasah. Teachers feel valued, heard, and empowered to explore their creative potential. However, further support in professional training and technological facilities is still needed to optimize innovation. This research contributes theoretically to the development of Islamic educational management, particularly in servant leadership, and provides practical insights for other madrasahs in building a collaborative, empathetic, and innovation-oriented institutional culture. Keywords: Principal Leadership, Teachers’ Innovative Behavior, Servant Leadership
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen Pendidikan Islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 15 Dec 2025 04:54 |
| Last Modified: | 15 Dec 2025 04:54 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41926 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


