LAYANAN AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN LITERASI MEDIA BAGI PEMUSTAKA DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI LAMPUNG

Ayu, Febriyanti (2025) LAYANAN AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN LITERASI MEDIA BAGI PEMUSTAKA DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB I DAN II DAPUS-LAMPIRAN.pdf] PDF
Download (7MB)
[thumbnail of SKRIPSI AYU FEBRIYANTI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Layanan audio visual di perpustakaan membuka peluang untuk menjangkau berbagai kalangan pemustaka, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan dalam membaca teks. Media audio visual yang bersifat multisensori memungkinkan informasi diserap dengan mudah, layanan audio visual juga berperan dalam meningkatkan literasi media bagi pemustaka. Di era digital, kemampuan literasi media sangat penting agar masyarakat tidak hanya menjadi konsumen informasi tetapi juga mampu menilai, memilah, dan mengkritisi informasi yang diterima melalui berbagai media. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis layanan audio visual dalam meningkatkan kemampuan literasi media bagi pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung. Literasi media dipahami sebagai seperangkat keterampilan yang mencakup kemampuan mengakses, memahami, mengevaluasi, dan mengomunikasikan pesan media secara kritis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan sumber data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan teknik analisis data yang di gunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, lalu di uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan audio visual dalam kemampuan akses media yang sudah cukup baik, pemustaka sudah terbiasa menggunakan perangkat digital seperti smartphone, laptop, dan fasilitas Wi-Fi perpustakaan untuk mencari dan mengakses informasi, adapun dalam kemampuan memahami dan menginterpretasikan isi media, layanan audio visual membantu pemustaka memahami informasi dengan lebih mudah. Untuk kesadaran etika dalam konsumsi dan produkasi media, pemustaka sudah memiliki kesadaran dasar seperti tidak menyebarkan informasi hoaks, namun panduan khusus dari perpustakaan masih minim. Dalam kemampuan mengevaluasi informasi secara kritis pemustaka belum terbiasa memverifikasi sumber informasi. Serta dalam kemampuan memproduksi konten media memiliki keterbatasan keterampilan teknis dan minimnya pelatihan rutin menyebabkan kreativitas tersebut ii belum berkembang optimal. Beberapa kendala yang ada pada layanan audio visual yaitu, keterbatasan sarana prasarana, koleksi konten audio visual, serta minimnya tenaga pengelola dengan kompetensi khusus dalam pengembangan media audio visual. Kata Kunci: Layanan audio visual, Literasi media, Perpustakaan umum. iii ABSTRACT Audio-visual services in libraries open up opportunities to reach a wide range of library users, including those with reading disabilities. Multisensory audio-visual media allow information to be absorbed easily, and audio-visual services also play a role in improving media literacy among library users. In the digital age, media literacy skills are essential so that people are not only consumers of information but also able to assess, sort, and critique the information they receive through various media. This study aims to analyze the role of audio-visual services in improving media literacy skills for library users at the Lampung Provincial Library and Archives Office. Media literacy is understood as a set of skills that include the ability to access, understand, evaluate, and communicate media messages critically. This study uses a qualitative method with a descriptive approach using primary and secondary data sources with data collection techniques of observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawing, then tested for data validity using source and technique triangulation. The results of the study show that audio-visual services in media access capabilities are already quite good. Library users are accustomed to using digital devices such as smartphones, laptops, and library Wi-Fi facilities to search for and access information. In terms of the ability to understand and interpret media content, audio-visual services help library users understand information more easily. In terms of ethical awareness in media consumption and production, library users already have a basic awareness, such as not spreading hoaxes, but specific guidance from the library is still minimal. In terms of the ability to critically evaluate information, library users are not yet accustomed to verifying information sources. In terms of the ability to produce media content, technical skills are limited and the lack of regular training means that creativity has not developed optimally. Some of the obstacles in audio-visual services are limited infrastructure, audio-visual content collections, and a lack of iv management personnel with specific competencies in audio-visual media development. Keywords: Audio-visual services, Media literacy, Public library.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Islam
Divisions: Fakultas Adab > Ilmu Perpustakaan Dan Informasi Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 10 Dec 2025 06:53
Last Modified: 10 Dec 2025 06:53
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41887

Actions (login required)

View Item View Item