BIMBINGAN KELOMPOK DALAM PENYESUAIAN DIRI SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN MADARIJUL ULUM DI BATU PUTU KOTA BANDAR LAMPUNG

Shifa, Nadia Salsabilla (2025) BIMBINGAN KELOMPOK DALAM PENYESUAIAN DIRI SANTRI BARU DI PONDOK PESANTREN MADARIJUL ULUM DI BATU PUTU KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PERPUS PUSAT BAB 1 DAN 2.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI SHIFA NADIA SALSABILLA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Santri baru di pondok pesantren sering menghadapi berbagai tantangan dalam proses penyesuaian diri, seperti kesulitan mengikuti aturan yang ketat, berinteraksi sosial, dan menyesuaikan diri dengan budaya pesantren. Di Pondok Pesantren Madarijul Ulum, Batu Putu, Kota Bandar Lampung, diperlukan layanan bimbingan yang mampu membantu santri baru dalam membentuk perilaku adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana bimbingan kelompok dapat membantu santri dalam penyesuaian diri. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan bimbingan kelompok dapat membantu proses penyesuaian diri santri baru di Pondok Pesantren Madarijul Ulum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan jenis penelitian field research dan mengambil sampel dengan menggunakan teknik snowball sampling. Adapun metode pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian adalah menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah 10 santri, 1 ustadzah yang melakukan bimbingan kelompok dan 1 kepala MTs Madarijul Ulum Lampung. Sehingga jumlah keseluruhan sumber data primer dalam penelitian ini berjumlah 12 orang. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi dan literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok membantu penyesuaian diri santri baru secara signifikan. Proses ini dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu: (1) Tahap pembentukan, di mana konselor menciptakan suasana nyaman dan memperkenalkan tujuan kelompok; (2) Tahap peralihan, santri diarahkan dari ketergantungan menuju kemandirian dengan dukungan dan stimulus baru; (3) Tahap kegiatan, santri aktif membahas masalah dan menjalankan latihan yang membangun keterampilan sosial; dan (4) Tahap pengakhiran, yaitu penegasan kembali keterampilan yang telah terbentuk. Keempat tahapan ini terbukti efektif dalam memperkuat kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta keterampilan sosial santri baru. Bimbingan kelompok juga menciptakan lingkungan yang suportif dan kondusif bagi perkembangan pribadi dan spiritual santri. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Penyesuaian Diri, Tahapan Bimbingan, Santri Baru, Pondok Pesantren. ABSTRACT New students (santri) at Islamic boarding schools (pondok pesantren) often face various challenges during the adjustment process, such as difficulties in adhering to strict rules, engaging in social interactions, and adapting to the pesantren culture. At Pondok Pesantren Madarijul Ulum in Batu Putu, Bandar Lampung City, there is a need for guidance services that can assist new students in developing . This study aims to analyze how group counseling using approach can help students adjust. The research problem in this study is: How can the implementation of group counseling approach assist the adjustment process of new students at Pondok Pesantren Madarijul Ulum? This study is a qualitative research with a descriptive approach and categorized as field research. The sample was selected using the snowball sampling technique. The data collection methods used in this research include observation, interviews, and documentation. The primary data sources consist of 10 students (santri), 1 female counselor (ustadzah) who conducted the group counseling, and 1 head of MTs Madarijul Ulum Lampung, making a total of 12 primary respondents. Secondary data were obtained from documentation and relevant literature. Data collection techniques involved participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research findings indicate that the implementation of group guidance significantly supports the self-adjustment of new students (santri). This process is carried out through four stages: (1) The forming stage, where the counselor creates a comfortable atmosphere and introduces the group's objectives; (2) The transitioning stage, where students are guided from dependency toward independence through support and new stimuli; (3) The activity stage, where students actively discuss problems and engage in exercises that develop social skills; and (4) The termination stage, which reinforces the skills that have been formed. These four stages have proven effective in strengthening discipline, compliance with rules, and the social skills of new students. Group guidance also fosters a supportive and conducive environment for personal and spiritual development of the students. Keywords: Group Guidance, Self-Adjustment, Guidance Stages, New Santri, Islamic Boarding School.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Psikologi Islam > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 08 Dec 2025 08:18
Last Modified: 08 Dec 2025 08:18
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41850

Actions (login required)

View Item View Item