BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MEMBANGUN KESADARAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BAGI KARYAWAN DI PT. BERKAT MUARO JAYA DESA MUARA LINTANG LAMA KEC. PENDOPO BARAT KAB. EMPAT LAWANG

ADLA, SINDI PARANIKA (2025) BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MEMBANGUN KESADARAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BAGI KARYAWAN DI PT. BERKAT MUARO JAYA DESA MUARA LINTANG LAMA KEC. PENDOPO BARAT KAB. EMPAT LAWANG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of bab 1,2 dapus & lampiran (8).pdf] PDF
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of skripsi cinderella munaqqq edittt (ok).pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Kecelakaan kerja sering terjadi di setiap perusahaan, yang dimana situasi tersebut bisa terjadi karena faktor lingkungan atau kelalaian pekerja, kasus kebanyakan terjadi yaitu dikarenakan kelalaian pekerja, yang belum menyadari bahwa bahayanya jika tidak mengikuti peraturan keselamatan kerja (K3). oleh karena itu bimbingan kelompok sangat dibutuhkan untuk membantu membangun kesadaran para karyawan betapa pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan bimbingan kelompok dalam membangun kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi karyawan di PT. Berkat Muaro Jaya desa muara lintang lama kec. Pendopo barat kab. Empat lawang. Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Informan dipilih menggunakan purposive sampling sumber data penelitian ini berjumlah 4 orang, yang terdiri dari 1 direktur Pt. Berkat Muaro Jaya 1 KTT (Kepala Teknik Tambang) 1 konselor dan 2 orang pekerja yang pernah mengalami kecelakaan kerja. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta dilakukan triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok di PT. Berkat Muaro Jaya dapat ditemukan bahwa : beberapa tahapan konseling behavioral untuk menangani para pekerja yang tidak mematuhi keselamatan dan kesehatan kerja sesuai yang ditentukan: yaitu tahap pertama assesment untuk menggali informasi, tahap kedua menentukan goal setting untuk menyepakati bersama tujuan dari proses pelaksanaan konseling, tahap ketiga mengimplementasikan teknik dalam tahap ini penanggung jawab dan konselor menerapkan teknik untuk membantu. memecahkan masalah atau karyawan mendapatkan solusi, tahap terakhir evaluasi melihat perkembangan dan perubahan positif pada karyawan. Adapun perubahan yang dialami pada karyawan setelah melaksanakan bimbingan kelompok para karyawan menjadi lebih sadar akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja. Kata kunci : bimbingan kelompok, keselamatan kerja, kesehatan kerja, kesadaran K3, karyawan. ABSTRAK Workplace accidents frequently occur in every company, often caused by environmental factors or employee negligence. Most cases are due to negligence by workers who have not yet realized the dangers of ignoring occupational safety regulations (K3). Young or inexperienced workers are often the ones who disregard occupational safety and health, considering it uncomfortable or unimportant. These workers, unfamiliar with field conditions, tend to neglect safety measures, viewing them as obstacles to faster work processes. This study aims to determine the effectiveness of group counseling services in raising awareness about occupational safety and health (OSH) among employees at PT. Berkat Muaro Jaya, located in Muara Lintang Lama , Pendopo Barat district, Empat Lawang Regency. The problem of low awareness regarding the importance of OSH leads to an increased risk of workplace accidents and decreased productivity. This research uses a descriptive qualitative approach. Informants were selected using purposive sampling, consisting of four participants: one director of PT. Berkat Muaro Jaya, one Head of Mining Engineering (KTT), and two workers who had previously experienced workplace accidents. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that group counseling effectively improves employee understanding and awareness of occupational safety and health procedures, the use of personal protective equipment (PPE), and the development of a safe and healthy work culture. With the help of behavioral counseling stages to address employees who do not comply with OSH rules, as well as group discussions and the provision of information, this method has proven to be efficient in fostering collective awareness and shared responsibility in the workplace. Significant behavioral changes were observed among workers who had experienced workplace accidents, as well as among their peers, after the implementation of group counseling. Thus, group counseling can serve as a sustainable human resource development strategy in enhancing OSH awareness within the company. Keywords: group counseling, occupational occupational health, OSH awareness, employees safety,occupational health, OSH awareness, employees.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Psikologi Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 01 Dec 2025 09:02
Last Modified: 01 Dec 2025 09:02
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41791

Actions (login required)

View Item View Item