ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN ATAS RUSAKNYA BARANG OLEH EKSPEDITUR (Studi di JNE Peninjauan Kecamatan Peninjauan Raya Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan)

IRA, HERLINA (2025) ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN ATAS RUSAKNYA BARANG OLEH EKSPEDITUR (Studi di JNE Peninjauan Kecamatan Peninjauan Raya Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 IRA HERLINA.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI IRA HERLINA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Perkembangan ekonomi digital dan perdagangan daring di Indonesia semakin pesat, yang memacu peningkatan volume transaksi barang melalui platform online. Seiring dengan itu, kebutuhan akan layanan ekspedisi yang cepat dan terpercaya juga meningkat, namun seringkali dihadapkan pada masalah kerusakan barang selama proses pengiriman. Penelitian ini penting dilakukan untuk menganalisis perlindungan konsumen atas kerusakan barang oleh ekspeditur dalam perspektif hukum ekonomi syariah, khususnya di JNE Peninjauan Kecamatan Peninjauan Raya Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan. Rumusan masalah yang diangkat pada skripsi ini adalah (1) Bagaimana pelaksanaan perlindungan konsumen atas rusaknya barang oleh ekspeditur di JNE Peninjauan Kecamatan Peninjauan Raya Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan? dan (2) Bagaimana Analisis Hukum Ekonomi Syariah tentang perlindungan konsumen atas rusaknya barang oleh ekspeditur di JNE Peninjauan Kecamatan Peninjauan Raya Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan perlindungan konsumen atas kerusakan barang oleh ekspeditur JNE di Kecamatan Peninjauan Raya Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, serta menganalisisnya dari perspektif hukum ekonomi syariah berdasarkan prinsip keadilan (al-‘adl) dan tanggung jawab (dhamān). Penelitian ini menggunakan metode lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif analisis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur dengan konsumen, penyedia barang, dan karyawan JNE, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perlindungan konsumen atas kerusakan barang oleh ekspeditur JNE masih belum optimal, dan dalam perspektif hukum ekonomi syariah, ekspeditur memiliki tanggung jawab untuk memberikan ganti rugi yang sesuai dengan nilai barang yang rusak berdasarkan prinsip keadilan dan akad yang dilakukan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman perlindungan konsumen dalam konteks hukum ekonomi syariah dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan praktik ekspeditur yang lebih sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. ABSTRACT The development of the digital economy and online trade in Indonesia is increasingly rapid, which has spurred an increase in the volume of goods transactions through online platforms. Along with that, the need for fast and reliable expedition services is also increasing, but often faced with the problem of damaged goods during the shipping process. This research is important to be conducted to analyze consumer protection against damage to goods by expeditioners in the perspective of Islamic economic law, especially at JNE Peninjauan, Peninjauan Raya District, Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra. The formulation of the problem raised in this thesis is (1) How is the implementation of consumer protection against damage to goods by expeditioners at JNE Peninjau, Peninjauan Raya District, Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra? and (2) How is the Analysis of Islamic Economic Law regarding consumer protection against damage to goods by expeditioners at JNE Peninjau, Peninjauan Raya District, Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra? The purpose of this study is to examine the implementation of consumer protection for damaged goods by JNE couriers in Peninjauan Raya District, Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra, and to analyze it from the perspective of Islamic economic law based on the principles of justice (al-'adl) and responsibility (dhamān). This study used field research with a descriptive analytical approach. Data were collected through observation, structured interviews with consumers, suppliers, and JNE employees, and documentation. Data analysis was conducted qualitatively using deductive methods. The results indicate that the implementation of consumer protection for damaged goods by JNE couriers is still suboptimal. From the perspective of Islamic economic law, couriers have a responsibility to provide compensation commensurate with the value of the damaged goods based on the principles of justice and the contract. This study contributes to the understanding of consumer protection in the context of Islamic economic law and provides recommendations for improving courier practices to be more in line with Islamic principles.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 01 Dec 2025 03:56
Last Modified: 01 Dec 2025 03:56
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41769

Actions (login required)

View Item View Item