Desy, Rama Wirdayana (2025) IMPLEMENTASI RESTRUKTURISASI PEMBIAYAAN MURABAHAH DALAM PENYELESAIAN PEMBIAYAAN BERMASALAH DITINJAU DARI FATWA DSN- MUI (Studi Pada Baitul Tamwil Muhammadiyah (BTM) An-Nur Mandiri Jaya Kec. Punggur Kab. Lampung Tengah). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (2MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Permasalahan pembiayaan murabahah bermasalah menjadi isu penting dalam operasional lembaga keuangan syariah, termasuk di BTM An-Nur Mandiri Jaya Lampung Tengah. Dalam praktiknya, masih ditemukan anggota yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban angsuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik restrukturisasi pembiayaan murabahah bermasalah, perkembangan anggota pasca restrukturisasi, faktor-faktor penyebab pembiayaan bermasalah, serta kesesuaian praktik restrukturisasi tersebut dengan fatwa DSN-MUI. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung kepada pihak BTM, termasuk pengurus, account officer, kasir, serta beberapa anggota yang mengalami pembiayaan bermasalah maupun yang tidak. Selain itu, data dokumentasi dan observasi juga digunakan untuk memperkuat hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BTM An-Nur Mandiri Jaya menerapkan tiga bentuk restrukturisasi, yaitu rescheduling, reconditioning, dan restructuring, yang dilakukan secara musyawarah tanpa menambah nilai pembiayaan. Anggota yang telah direstrukturisasi menunjukkan perkembangan yang cukup baik, meskipun belum seluruhnya lancar dalam pembayaran. Faktor penyebab pembiayaan bermasalah umumnya berasal dari kondisi ekonomi, usaha yang tidak stabil, dan musibah pribadi. Secara umum, praktik restrukturisasi pembiayaan murabahah di BTM An-Nur Mandiri Jaya telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah sebagaimana yang tercantum dalam fatwa DSN-MUI. ABSTRACT The issue of problematic murabahah financing remains a crucial concern in the operations of Islamic financial institutions, including BTM An-Nur Mandiri Jaya in Central Lampung. In practice, there are still members who face difficulties in fulfilling their financing obligations. This study aims to examine how problematic murabahah financing is restructured, how members develop after restructuring, the factors causing financing problems, and the compliance of restructuring practices with the fatwas issued by the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council (DSNMUI) This research uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques include interviews with BTM management, account officers, cashiers, and several members who experienced both problematic and smooth financing. In addition, documentation and observation methods were also used to support the findings. The study found that BTM An-Nur Mandiri Jaya applies three types of restructuring: rescheduling, reconditioning, and restructuring, all of which are based on mutual agreement and do not increase the value of the financing. Members who underwent restructuring showed positive developments, although not all have returned to normal repayment patterns. The causes of financing problems are mostly due to economic conditions, unstable business performance, and personal misfortunes. In general, the restructuring practices carried out by BTM An-Nur Mandiri Jaya align with Islamic principles as stated in the DSN-MUI fatwas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Perbankan Syariah |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 19 Nov 2025 06:50 |
| Last Modified: | 19 Nov 2025 06:50 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41661 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


