PERAN KEPALA KAMPUNG DALAM MENGELOLA ASET KAMPUNG BERDASARKAN PERATURAN BUPATI WAY KANAN NOMOR 36 TAHUN 2022 PASAL 3 AYAT 1 TENTANG PENGELOLAAN ASET KAMPUNG PERSFEKTIF SIYĀSAH TANFIZ>>|IYYAH (Studi di Kantor Kampung Sumber Rejeki Kecamatan Negeri AgungKabupaten Way Kanan)

Hermawan, BIN SUPRAPTO (2025) PERAN KEPALA KAMPUNG DALAM MENGELOLA ASET KAMPUNG BERDASARKAN PERATURAN BUPATI WAY KANAN NOMOR 36 TAHUN 2022 PASAL 3 AYAT 1 TENTANG PENGELOLAAN ASET KAMPUNG PERSFEKTIF SIYĀSAH TANFIZ>>|IYYAH (Studi di Kantor Kampung Sumber Rejeki Kecamatan Negeri AgungKabupaten Way Kanan). Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 HERMAWAN.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK HERMAWAN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Kepala Kampung merupakan seseorang yang dianggap mampu menjalankan fungsi dan tugasnya dalam memimpin suatu kampung. Kepala Kampung yang merupakan pemimpin suatu kampung diharapkan dapat menjalankan fungsi dan tugasnya secara akuntabilitas, transparan, adil dan mengelola aset kampung sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kampung Sumber Rejeki yang ada di kecamatan Way Kanan merupakan salah satu kampung yang memiliki beragam aset bergerak dan aset tidak bergerak. Kepala Kampung di kampung Sumber Rejeki dituntut untuk dapat menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai dengan Peraturan Bupati Way Kanan Nomor 36 Tahun 2022. Dikampung Sumber Rejeki, fungsi pengawasan Kepala Kampung masih belum berjalan secara maksimal. Terdapat permasalahan pada fungsi Kepala Kampung sebagai pengawas aset kampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam mengenai peran Kepala Kampung dalam mengelola aset kampung berdasarkan Peraturan Bupati Way Kanan Nomor 36 Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang berusaha mengumpulkan data dan informasi mengenai permasalahan di lapangan. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis dan berfokus pada peran Kepala Kampung dalam mengelola aset desa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianilisis dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Kepala Kampung Sumber Rejeki dalam menjalankan Peraturan Bupati Way Kanan Nomor 36 Tahun 2022 Pasal 3 ayat 1 tentang pengelolaan aset kampung di kelurahan Sumber Rejeki masih kurang baik menjalankan fungsinya dalam pengawasan. Sedangkan pandangan fiqh siya>sah tanfiz\iyyah terhadap peran Kepala Kampung dalam melaksanakan Peraturan Bupati Way Kanan No. 36 Tahun 2022 Pasal 3 ayat 1 tentang pengelolaan aset kampung di Kelurahan Sumber Rejeki, Kepala Kampung Sumber Rejeki dalam menjalankan tugasnya pada prinsip Al-Shafafiyya>h masih belum baik, yaitu kurangnya pengawasan dalam pengelolaan aset kampung yang disalahgunakan oleh salah satu oknum aparatur kampung. ABSTRACT The Village Head is someone considered capable of carrying out their functions and duties in leading a village. As the leader, the Village Head is expected to perform their roles and responsibilities accountably, transparently, fairly, and in accordance with applicable regulations, particularly in managing village assets. Sumber Rejeki Village, located in the Way Kanan subdistrict, possesses a variety of movable and immovable assets. The Village Head of Sumber Rejeki is required to fulfill their duties in accordance with Way Kanan Regent Regulation Number 36 of 2022. However, in Sumber Rejeki Village, the supervisory function of the Village Head has not been optimally implemented. There are issues concerning the Village Head’s role as the supervisor of village assets. This research aims to explore in depth the role of the Village Head in managing village assets based on Way Kanan Regent Regulation Number 36 of 2022. This study is a field research project that seeks to collect data and information regarding issues on the ground. It is descriptiveanalytical in nature and focuses on the role of the Village Head in managing village assets. Data was collected through observation, interviews, and documentation. The data was analyzed using a descriptive qualitative method. The research findings show that the role of the Village Head of Sumber Rejeki in implementing Article 3 Paragraph 1 of Way Kanan Regent Regulation Number 36 of 2022 concerning village asset management has not been effectively carried out, particularly in terms of supervision. From the perspective of fiqh siyāsah tanfīẓiyyah, the role of the Village Head in executing Article 3 Paragraph 1 of Way Kanan Regent Regulation No. 36 of 2022 has also not been well implemented, particularly regarding the principle of al-Shafāfiyyah (transparency), as evidenced by the lack of oversight in asset management, which has led to misuse by a village official.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 17 Nov 2025 07:29
Last Modified: 17 Nov 2025 07:29
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41605

Actions (login required)

View Item View Item