HAFIYATUNNISSA, Sumarso (2025) MANAJEMEN KELAS INKLUSIF DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI TK INKLUSI ALAM KREASI EDUKASI BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap orang tua berharap agar anaknya terlahir sempurna tanpa cacat, namun pada kenyataannya tidak ada manusia yang tidak memiliki kekurangan. Semua manusia diciptakan Tuhan dengan cara yang berbeda dengan lainnya. Semua individu tidak ingin dilahirkan memiliki kekurangan. Terlebih lagi, tidak ada orang tua yang menginginkan anak terlahir dengan cacat dan kekurangan. Sementara anak yang lahir berkebutuhan khusus tidak memilih dan tidak melihat apakah mereka berasal dari keluarga kaya, berpendidikan, miskin, atau taat beragama. Setiap individu berhak untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan keluarga, masyarakat, dan bangsanya yang berhak dan berkesempatan bersekolah serta memperoleh pendidikan yang bermutu dan layak. Sesuai dengan Pasal 5 ayat (1) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 : “Setiap warga negara berhak memperoleh Pendidikan yang bermutu secara sama.”. Oleh karenanya, Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan yang adil dan setara bagi seluruh peserta didik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK). Manajemen kelas inklusif menjadi pendekatan strategis dalam mewujudkan pembelajaran yang adaptif dan ramah anak, serta sebagai upaya mewujudkan sistem pendidikan yang menghargai keberagaman. Dalam konteks pendidikan anak usia dini, pengelolaan kelas inklusi dituntut untuk mampu memenuhi kebutuhan pembelajaran ABK secara efektif, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari data primer (kepala sekolah, guru kelas, guru pendamping ABK) dan data sekunder (dokumen pembelajaran seperti RPPH, Program Pembelajaran Individual, laporan harian, dan evaluasi pembelajaran). Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara kualitatif, dan diuji keabsahannya dengan teknik triangulasi sumber dan teknik. iii Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kelas inklusif di TK Inklusi Alam Kreasi Edukasi Bandar Lampung dilakukan dalam tiga tahapan utama. Pertama, perencanaan pembelajaran dilakukan dengan menyusun Program Pembelajaran Individual (PPI) berdasarkan hasil identifikasi dan asesmen awal siswa berkebutuhan khusus. Kedua, pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan memanfaatkan lingkungan alam sekitar sebagai media pembelajaran, serta didukung oleh keberadaan shadow teacher yang mendampingi ABK dalam proses belajar mengajar. Sekolah menerapkan model layanan kombinasi antara sistem reguler, pull out, dan layanan individual. Ketiga, evaluasi pembelajaran dilaksanakan secara fleksibel melalui laporan harian, mingguan, dan triwulan yang menilai capaian dan perkembangan individu siswa terutama siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini menyatakan bahwa penerapan manajemen kelas inklusif di TK tersebut telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, ramah anak, dan adaptif terhadap keberagaman peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan program pelatihan guru inklusi, peningkatan fasilitas pendukung, serta keterlibatan aktif orang tua dan pemerintah dalam mendukung keberlanjutan pendidikan inklusif di jenjang pendidikan anak usia dini. Kata Kunci: Manajemen Kelas Inklusif, Siswa Berkebutuhan Khusus, Pendidikan Anak Usia Dini, Program Pembelajaran Individual, Shadow Teacher, Kualitas Pembelajaran. iv ABSTRACT It is undeniable that every parent hopes for their child to be born perfect and without disabilities. However, in reality, no human being is without flaws. All humans are created by God in unique ways. No individual wishes to be born with limitations, and certainly, no parent wants their child to be born with disabilities or shortcomings. Children with special needs are born without choosing their circumstances, regardless of whether they come from wealthy, educated, poor, or religious families. Every individual has the right to grow and develop within their family, community, and nation, and deserves equal opportunity to access quality education. In accordance with Article 5, paragraph (1) of Law Number 20 of 2003: "Every citizen has the right to obtain quality education equally." Therefore, this study is motivated by the importance of fair and equitable education for all students, including children with special needs (CWSN). Inclusive classroom management is a strategic approach to creating adaptive and child-friendly learning environments and is an effort to build an education system that values diversity. In the context of early childhood education, managing inclusive classrooms must effectively meet the learning needs of CWSN through planning, implementation, and evaluation. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques include non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation. Data sources consist of primary data (principals, classroom teachers, and special education companion teachers) and secondary data (learning documents such as daily lesson plans, Individualized Education Programs, daily reports, and learning evaluations). Data were analyzed using data reduction, data presentation, and qualitative conclusion drawing, with validity tested through source and technique triangulation The results show that inclusive classroom management at TK Inklusi Alam Kreasi Edukasi Bandar Lampung is carried out in three main stages. First, learning is systematically planned by developing Individualized Education Programs (IEPs) based on the identification and initial assessment of students with special needs. Second, learning implementation utilizes the surrounding natural environment as a learning medium, supported by the presence of shadow teachers who v assist CWSN during the learning process. The school applies a combination service model consisting of regular, pull-out, and individual services. Third, learning evaluation is conducted flexibly through daily, weekly, and quarterly reports that assess each student’s achievements and development. This study concludes that the implementation of inclusive classroom management at this kindergarten has successfully created an inclusive, child-friendly, and adaptive learning environment that respects student diversity. The collaborative strategies of principals, teachers, and shadow teachers have proven effective in improving the quality of learning for students with special needs. The study recommends strengthening inclusive teacher training programs, enhancing support facilities, and increasing the active involvement of parents and government in supporting the sustainability of inclusive education at the early childhood level. Keywords: Inclusive Classroom Management, Children with Special Needs, Early Childhood Education, Individualized Education Program, Shadow Teacher, Learning Quality.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen Pendidikan Islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 13 Nov 2025 04:20 |
| Last Modified: | 13 Nov 2025 04:20 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41551 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


