METAFISIKA SYEKH NAWAWI AL-BANTANI DALAM KITAB TIJAN DURORI

Riski, Ridho Saputra (2025) METAFISIKA SYEKH NAWAWI AL-BANTANI DALAM KITAB TIJAN DURORI. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 RISKI.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI RISKI RIDHO.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Kajian metafisika dalam khazanah Islam menjadi bagian penting da￾lam memahami esensi keberadaan dan hakikat Tuhan. Dalam konteks ini, Syekh Nawawi al-Bantani sebagai salah satu ulama besar Nusantara me￾nyumbangkan pemikiran fundamentalnya dalam kitab Tijan Durori. Kitab ini tidak hanya menjadi pedoman keilmuan tauhid di berbagai pesantren di Indo￾nesia, tetapi juga merefleksikan elaborasi konsep metafisika yang khas, dengan pendekatan keislaman tradisional dan rasionalitas yang mendalam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk membaca ulang konsep metafisika dalam literatur klasik Islam guna menjawab tantangan spiritual dan intelektual umat di era modern. Masalah kekeringan spiritual dan marak￾nya arus pemikiran sekuler menjadi alasan mendasar pentingnya menelaah ulang pemikiran para ulama klasik, khususnya konsep ketuhanan sebagai bagian dari metafisika Islam yang diulas dalam kitab Tijan Durori. Kitab ini dipilih karena menjabarkan konsep sifat-sifat Allah (sifat wajib, mustahil, dan jaiz) secara sistematis dan mudah dipahami, serta sangat relevan dengan realitas keislaman di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data utama bersumber dari kitab Tijan Durori sebagai sumber primer, serta buku-buku, artikel jurnal, dan karya ilmiah lain sebagai sumber sekunder yang relevan. Metode deskriptif digunakan untuk menguraikan serta menganalisis pemikiran Syekh Nawawi secara sistematis. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan kontekstual￾praksis, yaitu upaya membaca teks dengan mempertimbangkan relevansinya dalam konteks sosial kekinian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafisika Syekh Nawawi al￾Bantani dalam kitab Tijan Durori berfokus pada aspek teologi metafisik, yai￾tu keberadaan Tuhan sebagai wujud absolut, yang tidak tergantung pada apa￾pun dan menjadi sumber segala keberadaan. Dalam pendekatannya, Syekh Nawawi memadukan antara rasionalitas kalam dengan nilai-nilai sufistik, sehingga menjadikan konsep ketuhanannya tidak hanya bersifat teoritis, teta￾pi juga transformatif secara spiritual. Selain itu, corak pemikiran beliau merepresentasikan madzhab Asy‟ariyah yang moderat, yang sangat cocok diterapkan dalam konteks masyarakat Indonesia yang plural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep metafisika dalam kitab Tijan Durori tidak han￾ya membahas tentang wujud Tuhan secara ontologis, tetapi juga memberikan penekanan pada hubungan antara manusia dan Tuhan yang harmonis (hablun min Allah) serta dampaknya pada relasi sosial (hablun min al-nas). Oleh ka￾rena itu, pemikiran Syekh Nawawi memiliki relevansi tinggi dalam mem￾bangun kesadaran spiritual dan sosial umat Islam saat ini. Kajian ini juga diharapkan dapat memperkaya khazanah pemikiran Islam dan menjadi ru￾jukan bagi pengembangan studi teologi dan filsafat Islam di Indonesia. Kata Kunci: Metafisika, Syekh Nawawi al-Bantani, Tijan Durori, Filsafat Islam. iii ABSTRACT The study of metaphysics in the Islamic intellectual tradition is an essential part of understanding the essence of existence and the nature of God. In this context, Sheikh Nawawi al-Bantani, one of the prominent schol�ars of the Nusantara, contributed his fundamental thoughts through the book Tijan al-Durori. This work not only serves as a theological reference in many Islamic boarding schools (pesantren) across Indonesia but also reflects a distinctive elaboration of metaphysical concepts through a traditional Islam�ic approach enriched with deep rationality. This research is driven by the need to reinterpret metaphysical concepts found in classical Islamic litera�ture in order to address the spiritual and intellectual challenges faced by the Muslim community in the modern era. The issues of spiritual dryness and the widespread influence of secular ideologies form the primary motivation be�hind revisiting the thoughts of classical scholars—particularly the concept of divinity as part of Islamic metaphysics as discussed in Tijan al-Durori. This book is chosen for its systematic and accessible explanation of God’s attrib�utes (necessary, impossible, and permissible attributes), which are highly relevant to the Islamic context in Indonesia. This study employs a qualitative approach through library research. The main data source is the Tijan al-Durori as the primary text, supported by books, journal articles, and other scholarly works as secondary sources. A descriptive method is used to systematically outline and analyze the thoughts of Sheikh Nawawi. Additionally, a contextual-practical approach is applied to interpret the text by considering its relevance to contemporary social con�texts. The findings of this study show that the metaphysical thought of Sheikh Nawawi al-Bantani in Tijan al-Durori focuses on metaphysical theol�ogy, specifically on the existence of God as the absolute being—independent of anything else and the source of all existence. In his approach, Sheikh Na�wawi integrates the rationality of kalam (Islamic theology) with Sufi values, making his concept of God not only theoretical but also spiritually trans�formative. Moreover, his line of thought represents the moderate Ash‘ari school, which is highly compatible with the pluralistic nature of Indonesian society. The study concludes that the metaphysical concepts in Tijan al�Durori go beyond a purely ontological discussion of God's existence, empha�sizing the harmonious relationship between humans and God (hablun min Allah) and its implications for social relations (hablun min al-nas). There�fore, Sheikh Nawawi’s thought holds significant relevance in fostering spir�itual and social awareness among contemporary Muslims. This study is also expected to enrich the intellectual tradition of Islamic thought and serve as a reference for the development of Islamic theology and philosophy studies in Indonesia. Keywords: Metaphysics, Syekh Nawawi al-Bantani, Tijan al-Durori, Islamic Philosophy

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Aqidah Filsafat
Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Aqidah Filsafat
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 05 Nov 2025 02:43
Last Modified: 05 Nov 2025 02:43
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/41382

Actions (login required)

View Item View Item